Home / News / Rancek Angkutan Mudik Lebaran, Sebulan Pulangkan 20 Bus

Rancek Angkutan Mudik Lebaran, Sebulan Pulangkan 20 Bus

Kerja.Com –Menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang selama Mudik dan Balik Lebaran 2018 ini, Terminal Tamanan Kota Kediri mengintensifkan pemantauan kondisi kebersihan, keamanam dan kenyamanan penumpang di Terminal. Dan tidak kalah penting dengan melakukan kegiatan pengecekan kendaraan (Rancek) bus baik Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) yang melintasi terminal.

Kepala Terminal Tamanan kota Kediri, Masnun mengatakan, pengecekan kendaraan umum untuk memastikan armada pengangkutan bus layak jalan. Sehingga tidak membahayakan penumpang, khususnya pemudik.

“Kami maksimalkan pengecekan armada angkutan lebaran setiap harinya. Sedikitnya 20 armada bus kita tilang setiap bulan karena melakukan pelanggaran, khususnya kelayakan jalan,” kata Masnun.

Pada bulan April lalu, ada 20 armada bus yang terpaksa dipulangkan karena tidak layak jalan. Kebijakan tegas tersebut diberlakukan kepada mereka selain sanksi tilang.

Terminal Tamanan menyiagakan sejumlah personilnya untuk menjaga keamanan, juga menciptakan kebersihan dan kenyamanan untuk penumpang.

Diakui Masnun, minggu kedua ramadan ini belum terlihat lonjakan penumpang di Terminal Tamanan Kota Kediri. Terminal Tamanan akan berkoordinasi dengan pihak Terminal Bungurasih Surabaya untuk menyamakan kordinasi mengenai armada lebaran.

Pada tahun 2017 lalu, ada 20 unit armada bus AKAP yang masuk ke Terminal Kediri. Sedangkn untuk bus AKDP masih belum ada rencana penambahan, mengingat belum ada lonjakan penumpang.

Banyak perusahaan otobus yang belum mengeluarkan kendaraan angkutan lebaran untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Terminal Tamanan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan Pusat dan Propinsi guna mengantisipasi lonjakan penumpang.(fn/da)

Check Also

Pelatihan Cara Pengendalian ISPA pada Bayi Usia 0-12 Bulan, Pada Ibu-ibu Menyusui di Puskesmas Mojo

Kediri ( kedirijaya.com ) — ISPA termasuk kedalam penyakit yang paling banyak diderita oleh bayi. …

3571219, Sitemap 3571219.xml, 3571220, Sitemap 3571220.xml, 3571221, Sitemap 3571221.xml, 3571222, Sitemap 3571222.xml, 3571223, Sitemap 3571223.xml, 3571224, Sitemap 3571224.xml, 3571225, Sitemap 3571225.xml, 3571226, Sitemap 3571226.xml, 3571227, Sitemap 3571227.xml, 3571228, Sitemap 3571228.xml, 3571229, Sitemap 3571229.xml, 3571230, Sitemap 3571230.xml, 3571231, Sitemap 3571231.xml, 3571232, Sitemap 3571232.xml, 3571233, Sitemap 3571233.xml, 3571234, Sitemap 3571234.xml, 3571235, Sitemap 3571235.xml, 3571236, Sitemap 3571236.xml, 3571237, Sitemap 3571237.xml, 3571238, Sitemap 3571238.xml, 3571239, Sitemap 3571239.xml, 3571240, Sitemap 3571240.xml, 3571241, Sitemap 3571241.xml, 3571242, Sitemap 3571242.xml, 3571243, Sitemap 3571243.xml, 3571244, Sitemap 3571244.xml, 3571245, Sitemap 3571245.xml, 3571246, Sitemap 3571246.xml, 3571247, Sitemap 3571247.xml, 3571248, Sitemap 3571248.xml, 3571249, Sitemap 3571249.xml, 3571250, Sitemap 3571250.xml, 3571251, Sitemap 3571251.xml, 3571252, Sitemap 3571252.xml, 3571253, Sitemap 3571253.xml, 3571254, Sitemap 3571254.xml, 3571255, Sitemap 3571255.xml, 3571256, Sitemap 3571256.xml, 3571257, Sitemap 3571257.xml, 3571258, Sitemap 3571258.xml