Home / News / Kemensos dan Komisi VIII DPR RI Di Kediri Bentuk Kampung Siaga Bencana

Kemensos dan Komisi VIII DPR RI Di Kediri Bentuk Kampung Siaga Bencana

Kediri — Kampung siaga bencana merupakan program yang dibentuk oleh Kementrian Sosial (Kemensos) dan Komisi VIII DPR RI di Kediri. Salah satu tujuan dari pembentukan kampung ini guna mencetak masyarakat supaya lebih cekatan dalam penanganan bencana.

KH An’im Falahuddin Mahrus, anggota Komisi VIII DPR saat melakukan peninjauan di beberapa lokasi bencana di Kediri mengaku, bahwa pembentukan kampung siaga bencana ini merupakan program pemerintah pusat. Kedatangan Gus An’im didampingi Mohamad Iqbal dari Direktorat Perlindungan Sosial dan Bencana Alam Kementrian Sosial Republik Indonesia.

“Ini adalah program dari Kementrian Sosial menindakalnjuti tentang bencana-bencana yang ada di daerah untuk dibentuk kampung siaga bencana. Saya dari Komisi VIII yang membidangi agama, sosial dan pemberdayaan perempuan terjun langsung untuk melihat kondisi lapangan terkait kesiapan pembentukan kampung siaga bencana,” kata Gus An’im usai meninjau lokasi bencana di wilayah Parang Banyakan Kabupaten Kediri, Selasa (7/3/17).

Salah satu pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri ini menambahkan, pembentukan kampung siaga bencana nantinya akan memiliki kegiatan antara lain, melatih masyarakat sekitar yang mempunyai kepedulian dalam penanganan bencana agar ketika ada bencana mereka sudah terlatih.

“Dengan begitu akan bisa meminimalisir adannya korban terutama nyawa. Rekomendasi Komisi VIII DPR, kami sangat berharap dari Kemensos yang mana menurut data yang ada , wilayah Kediri dan Blitar termasuk daerah rawan bencana, yakni sering terjadi banjir, longsor, letusan gunung dan sebagainnya. Agar kedepannya lebih diperhatikan,” tambahnya.

Sementara Mohamad Iqbal dari Direktorat Perlindungan Sosial dan Bencana Alam Kementrian Sosial Republik Indonesia menyatakan, ada tujuan lain kedatangannya ke wilayah Kediri selain pembentukan kampung siaga bencana.

“Kedatangan kami selain pembentukan kampung siaga bencana sekaligus meninjau sejauh mana bantuan yang telah kami sampaikan kita tinjau. Misalnya apakah sudah didistribusikan pada  korban yang meninggal, terkena luka berat, untuk proses pemulihan bencana,” ungkapnya.(nb/pd)

Check Also

Pelatihan Cara Pengendalian ISPA pada Bayi Usia 0-12 Bulan, Pada Ibu-ibu Menyusui di Puskesmas Mojo

Kediri ( kedirijaya.com ) — ISPA termasuk kedalam penyakit yang paling banyak diderita oleh bayi. …

9683533, Sitemap 9683533.xml, 9683534, Sitemap 9683534.xml, 9683535, Sitemap 9683535.xml, 9683536, Sitemap 9683536.xml, 9683537, Sitemap 9683537.xml, 9683538, Sitemap 9683538.xml, 9683539, Sitemap 9683539.xml, 9683540, Sitemap 9683540.xml, 9683541, Sitemap 9683541.xml, 9683542, Sitemap 9683542.xml, 9683543, Sitemap 9683543.xml, 9683544, Sitemap 9683544.xml, 9683545, Sitemap 9683545.xml, 9683546, Sitemap 9683546.xml, 9683547, Sitemap 9683547.xml, 9683548, Sitemap 9683548.xml, 9683549, Sitemap 9683549.xml, 9683550, Sitemap 9683550.xml, 9683551, Sitemap 9683551.xml, 9683552, Sitemap 9683552.xml, 9683553, Sitemap 9683553.xml, 9683554, Sitemap 9683554.xml, 9683555, Sitemap 9683555.xml, 9683556, Sitemap 9683556.xml, 9683557, Sitemap 9683557.xml, 9683558, Sitemap 9683558.xml, 9683559, Sitemap 9683559.xml, 9683560, Sitemap 9683560.xml, 9683561, Sitemap 9683561.xml, 9683562, Sitemap 9683562.xml, 9683563, Sitemap 9683563.xml, 9683564, Sitemap 9683564.xml, 9683565, Sitemap 9683565.xml, 9683566, Sitemap 9683566.xml, 9683567, Sitemap 9683567.xml, 9683568, Sitemap 9683568.xml, 9683569, Sitemap 9683569.xml, 9683570, Sitemap 9683570.xml, 9683571, Sitemap 9683571.xml, 9683572, Sitemap 9683572.xml