KPU Kota Kediri Di “Gruduk” Ratusan Warga

KPU Kota Kediri Di “Gruduk” Ratusan Warga

Kediri (kedirijaya.com)— Ratusan warga meluruk KPUD Kota Kediri karena kurang puas atas hasil Pilwali dan Pilgub di Kota Kediri.Sekitar 500 warga itu menggelar aksi unjuk rasa , Sabtu (6/7/13) pagi.

Dalam aksi yang sempat terjadi kericuhan tersebut bermula saat keinginan para unjuk rasa tidak dipenuhi oleh KPU. Hingga akhirnya aparat kepolisian terpaksa melakukan pengamanan atas aksi unjuk rasa dengan menerjunkan pasukan anti huru-hara, untuk membubarkan massa.

Setelah melakukan aksi represif, petugas kepolisian akhirnya berhasil meredam para pelaku unjuk ras. Peristiwa tersebut merupakan rangkaian skenario dalam Simulasi yang melibatkan, polisi, brimob dan ratusan santri untuk mengantisipasi demo dengan menggunakan cara-cara kekerasan oleh pihak-pihak yang tidak menerima hasil pilwali.

Kapolres Kediri kota AKBP Ratno Kuncoro mengatakan, simulasi ini dilakukan untuk melihat kesiapan petugas jika nanti ada pihak-pihak yang tidak terima dari hasil pilwali.

“Hari ini, kita melakukan simulasi di Kantor KPU Kota Kediri. Tujuannya dalam persiapan mengawal pelaksanaan demokrasi, jika terjadi aksi dari kelompok masyarakat yang tidak menerima hasil keputusan KPU, sebagai penyelenggara,” tegas AKBP Ratno Kuncoro.

Masih kata Ratno, pihaknya tetap menghimbau agar aksi-aksi anarkis tidak dilakukan meski ada rasa tidak terima dalam hasil Pilwali Kediri. Pihaknya menghimbau, jika tidak terima boleh melakukan aksi namun tetatp dalam koridor dan menjaga aksi-aksi anarkis. Selain itu, pihak yang tidak terima bias mengadukan ke pihak-pihak yang berwenang.(nb/pd)

Berita menarik lain:

Pelajar Satroni SMP YBPK Diamankan Polisi

KEDIRI–Terbukti melakukan pencurian di SMP YBPK Jalan Mayor Bismo, Kelurahan Semampir Kota Kediri.RMT (15) salah satu oknum pelajar di sekolah setempat bersama sejumlah temannya diamankan Satuan Reskrim Polres Kediri...

Pendaftaran Online Peserta Didik “Amburadul”

Kediri (kedirijaya.com) – Tampaknya pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2010/2011 tidak akan sama dengan pelakasanaan tahun sebelumnya, jika tahun sebelumnya menggunakan system online, tampaknya tahun ini...

Terbentur Batu, Tewas di Pemandian

Blitar (kedirijaya.com) – Trinandar Budi Utomo (17) warga Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar ditemukan tewas di tempat pemandian yang tidak jauh dari rumahnya.  Anak pasangan Suryadi (50) dan...

Agen Obat Kuat Digrebek

Kediri (kedirijaya.com) – Anggota Reskoba Polresta Kediri menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sebagai agen obat kuat milik Ahmad Arbai (26) di Lingkungan Ngasinan, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota Kediri, Kamis...
.

Ads