Program Mas Abu Rp.50 Juta Per RT Bisa Entaskan Kemiskinan Secara Menyeluruh

Program Mas Abu Rp.50 Juta Per RT Bisa Entaskan Kemiskinan Secara Menyeluruh

Kediri (kedirijaya.com)–Ratusan warga Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, siap memenangkan pasangan Abdullah Abubakar dan Lilik Muhibbah menjadi Walikota-Wakil Walikota Kediri periode Lima tahun kedepan. Pernyataan itu dituangkan dalam kontrak politik antara seluruh perwakilan RT dan RW se Kelurahan Tamanan dengan Paslon Walikota-Wakil Walikota (Mas Abu-Ning Lik), Selasa malam (2/7/13) dikediaman Ketua RT.03 RW.02.

Dalam perjanjian itu, warga Kelurahan Tamanan khususnya, dan umumnya warga Kota Kediri bakal mendapat suntikan dana RP.50 Juta per RT tiap tahun, jika Mas Abu-Ning Lik menjadi Walikota-Wakil Walikota Kediri. Dana yang nantinya bakal dianggarkan dalam program pemberdayaan masyarakat, diperuntukkan bagi masyarakat dilingkungan Rukun Tetangga dan Rukun Warga.

Ketua RT.03 RW.02 Kelurahan Tamanan Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Samsudin menyatakan siap mendukung Mas Abu-Ning Lik dalam Pilwali bulan Agustus mendatang. Menurutnya, program yang diusung Mas Abu-Ning Lik sangat masuk akal, mengingat kekuatan APBD Kota Kediri mencapai Rp.950 Milyard lebih.

“Jika program Rp.50 Juta per RT per tahun terwujud, niscaya tidak ada lagi warga miskin di Kota Kediri. Makanya kami siap memenangkan Mas Abu-Ning Lik untuk menjadi Wali Kota dan Wakil Walikota Kediri.”. kata Samsudin.

Dihadapan ratusan Warga Kelurahan Tamanan, Mas Abu berjanji bakal mundur dari jabatan jika dalam Dua tahun tidak bisa menganggarkan dana Rp.50 Juta per RT tiap tahun. Mas Abu juga berpesan kepada warga Tamanan, agar mengelola dana tersebut untuk kesejahteraan masyarakat.

“Dana Rp.50 Juta bisa digunakan untuk pembangunan fisik, ekonomi masyarakat, dan lain-lain dilingkungan RT agar rakyat lebih sejahtera.” kata Mas Abu serius.

Diakhir sambutannya Mas Abu berharap masyarakat Kota Kediri tetap menjaga kerukunan, dan berkomitmen “Menata Kota Kediri Tanpa Korupsi”. Pernyataan itu disambut tepuk tangan ratusan warga yang berharap kemenangan Mas Abu-Ning Lik sebagai sosok yang Bersih,Jujur dan Peduli.

“Kedepan kita sama-sama menata Kota Kediri Tanpa Korupsi, karena korupsi jelas-jelas menyengsarakan rakyat kecil” tandas Mas Abu.

Kontrak politik terkait program pemberdayaan masyarakat Rp.50 Juta per RT pertahun, ditandatangani perwakilan dari 20 RT dan Tiga RW. Hingga kini tercatat lebih dari 250 RT se Kota Kediri, yang telah menandatangani kontrak politik dengan Mas Abu-Ning Lik. Sedangkan jumlah RT keseluruhan di Kota Kediri sekitar 1700 lebih, tersebar di Tiga Kecamatan, yakni Mojoroto, Kota, dan Kecamatan Pesantren.(Ts/Pd)

Berita menarik lain:

Longsor di Blitar Menyebabkan 2 Warga Tewas

Blitar (kedirijaya.com) – Pemerintah Kabupaten Blitar bersama masyarakat disibukkan dengan bersih-bersih material longsor yang terjadi Dusun Parang, Desa Semen, Kecamatan Gandusari dan Dusun Gencong, Desa Kalisari, Kecamatan Wlingi, Kabupaten...

Mahasiswa Bejat ‘Makan Bareng’ Siswi SMA

Kediri (kedirijaya.com)-Febrian Nanjaya (19) Mahasiswa salah satu Universitas Swasta di Kota Kediri, dan Nur Kolis (20) keduanya warga desa Wates Kecamatan wates Kabupaten Kediri kini harus mendekam di Tahanan...

Oknum Wartawan Mingguan Ditangkap Polisi

Kediri (kedirijaya.com) – Petugas Satuan Narkoba Polres Kediri Kota mengamankan Ellen Rahmayudha P (25), oknum wartawan mingguan asal Kabupaten Nganjuk. Pasalnya, Ellen kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu. Ellen tertangkap...

Jembatan Mojoroto,Dibongkar Lalu ‘Dibiarkan’

Kediri (kedirijaya.com)–Jembatan yang dibiarkan ‘mangkrak’, di Jalan Inspeksi Brantas Kelurahan Mojoroto Kota Kediri, menjadikan warga resah. Pasalnya jembatan yang lokasinya di sekitar warung bantaran sungai berantas tepatnya disebelah utara...
.

Ads