Singonegaran: Kontrak Politik Terus Dilakukan Mas Abu-Ning Lik

Singonegaran: Kontrak Politik Terus Dilakukan Mas Abu-Ning Lik

Kediri (kedirijaya.com) –Ratusan warga Kelurahan Singonegaran Kota Kediri siap mendukung pasangan mas abu-ning lik menjadi walikota kediri.Warga menandatangani kontrak politik dengan pasangan calon terkait program pemberdayaan masyarakat Rp.50 juta per RT. per tahun.

Setidaknya ada 300-an warga kelurahan singonegaran kecamatan pesantren kota kediri/ mengikuti penandatanganan kontrak politik dengan pasangan walikota-wakil walikota abdullah abubakar dan lilik muhibbah, Rabu (26/6/13) malam  di depan punden eyang buyut raden mas amongrogo (sesepuh singonegaran),  dalam penandatanganan kontrak politik yang bersamaan dengan acara pengajian rutin muslima, mas abu ning lik berjanji bakal mengalokasikan dana minimal Rp.50 juta  per RT per tahun. Kontrak politik ditandatangani perwakilan seluruh ketua rt dan rw se kelurahan singonegaran disaksikan seluruh warga terdiri ibu ibu muslimat NU pemuda dan masyarakat setempat.

Dihadapan ratusan warga singonegaran, calon walikota kediri,Abdullah abubakar mengajak masyarakat ikut membangun kota mulai dari lingkungan terkecil yakni rt. Pria yang akrab disapa mas abu, juga berjanji bakal mundur jika dalam dua tahun tidak mampu merealisasikan program pemberdayaan masyarakat tersebut.

Sementara itu, warga kelurahan singonegaran menyatakan dukungannya kepada mas abu ning lik untuk menjadi walikota dan wakil walikota periode mendatang.Warga rt 36 rw 7,Samsuyadi mengatakan, program yang diusung mas abu ning lik sangat bagus dan wajib didukung, ia berharap mas abu ning lik menang dalam pilkada sehingga bisa membawa perubahan untuk kota kediri bebas dari korupsi.

Sejauh ini baru sekitar  35 rt didua kelurahan yang mendantangani  kontrak politik dengan pasangan mas abu ning lik, terkait program pemberdayaan masyarakat 50 juta per rt per tahun, kontrak politik pasangan mas abu ning lik akan dilakukan di 46 kelurahan se kota kediri/ dengan jumlah rt mencapai 1700-an.(ts/pd)

Berita menarik lain:

Bayi 6 Bulan Bola Matanya Copot

Kediri (kedirijaya.com) – Nasib naas menimpa balita berusia enam bulan sebut saja Rendi Nur Rizki, Anak pertama dari pasangan Nuryudi dan Reli Hartini. Balita berjenis kelamin laki-laki malang ini...

Panpel Kecolongan,Petasan “Meluncur” Ke Lapangan

Kediri (kedirijaya.com)— Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persik Kediri mengakui, telah kecolongan oleh penonton yang nekat membawa kembang api dan petasan ke dalam Stadion Brawijaya Kota Kediri. Padahal, panpel telah...

Gelombang Demo Pelajar SMA Pawyatan Dhaha Terus Berlanjut

Kediri (kedirijaya.com) – Walikota tidak menjamin SK Mutasi Kepala SMA Pawyatan Dhaha bisa dibatalkan, Walikota masih akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan menyusul aksi protes siswa atas pemindahan Kepala Sekolah....

Komnas HAM Selidiki Penganiayaan Kasus Semangka

Kediri (kedirijaya.com) – Sebelum menjadi terdakwa pencurian sebiji semangka, Basar Suyanto, 45, dan Kholil, 49, warga Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, mengalami penderitaan. Sebelum diserahkan polisi, mereka dianiaya...
.

Ads