Bos Hotel Bukit Daun Calon Walikota Kediri Dari Golkar?

Bos Hotel Bukit Daun Calon Walikota Kediri Dari Golkar?

Kediri (kedirijaya.com)–Bursa Pilihan Walikota (Pilwali) Kediri 2013 nampaknya menjadi daya pikat bagi kalangan pengusaha. Setelah sebelumnya kalangan usahawan mencoba keberuntungan dari jalur independen, kini giliran bos Hotel Bukit Daun Kediri Adi Suwono

Senin (22/4/13) pagi Adi Suwono mengembalikan formulir pendaftaran sebagai Calon Walikota (Cawali) Kediri ke Kantor Partai Golkar Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Kediri. Owner hotel mewah yang terletak di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri itu membawa misi perubahan untuk Kota Kediri.

Adi datang bersama rombongannya sekitar pukul 10.00 WIB. Pria yang tinggal di Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri itu langsung diterima oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri Gatot Adi Prayoga. Setelah itu, ia menyerahkan formulir pendaftaran pencalonannya sebagai Walikota Kediri pereode 2013-2018.

“ Hari ini kita kembalikan formulir pendaftaran ke partai Golkar,” ujar Adi usai menyerahkan formulir pendaftaran kepada Gatot Adi Prayoga. Dia optimis mampu meraih surat rekomendasi dari partai berlambang pohon beringin itu. Sebab, visi dan misinya selaras dengan partai Golkar.

“ Visi dan misi kami sesuai dengan visi misi partai Golkar yaitu mengusung perubahan Kota Kediri jauh lebih baik lagi. Sedangkan motivasi kami menciptakan masyarakat yang sejahtera, adil dan maju,”  imbuh pria kelahiran Kediri 18 Juni 1966 silam itu.

Ditanya mengenai bakal calon wakil yang akan mendampinginya, Adi menjawab menyerahkan kepada partai Golkar. Dirinya menunggu bakal calon yang disodorkan kepadanya, khususnya berasal dari internal partai.

“ Mengenai wakilnya kita akan sesuaikan dengan partai, yang pas dan yang cocok dengan karakter. Oleh karena itu, kita menunggu saja dari partai Golkar,” terus suami Cesilia Ratna

Terpisah, Gatot Adi Prayoga mengatakan, selain Adi Suwono ada dua nama calon lainnya yaitu, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kota Kediri Ahmad Subakhir dan Mohammad Iksan. Tetapi, yang bersangkutan masih hanya sekedar mencari informasi melalui pesan singkat terhadapnya.(nb)

Berita menarik lain:

Terancam Dipangkas : Persik Kediri Minta-minta

Kediri (kedirijaya.com) – Minimnya kompetisi regular pada akhir tahun 2010 ini, membuat tim anggaran berencana kembali memangkas anggaran hibah yang diperuntukkan klub sepak bola asal Kota Kediri tersebut. “Dalam...

Kekerasan Aparat Kepolisian Terhadap Jurnalis Mendapat Kecaman Dari PMII

Kediri (kedirijaya.com) – Kecaman atas tindak kekerasan aparat kepolisian terhadap tiga jurnalis di Surabaya datang dari Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PMII). Aksi brutal aparat Polres Surabaya tidak bisa ditelorir....

Nilai Pembajakan Software PC di Indonesia Mencapai Rekor, US$1,32 Miliar

Jakarta (kedirijaya.com) – Nilai komersial peranti lunak (software) tanpa lisensi yang di – install pada komputer pribadi di Indonesia mencapai rekor  US$1,32 milliar pada tahun 2010, menunjukan bahwa 87...

Ibu RT Pesantren Jualan Kupon Judi Togel Ditangkap Polisi

Kediri(kedirijaya.com)–Meningkatnya kebutuhan ekonomi dan semakin sulitnya lapangan pekerjaan hingga hobby yang sulit ditinggalkan,perjudian togel masih saja menjadi alternatif untuk mendapatkan rupiah dengan cepat serta mudah.Di Kelurahan Betet,Kecamatan Pesantren Kota...
.

Ads