Sumur Injeksi Atasi Kesulitan Air

Nganjuk (kedirijaya.com) – Musim kemarau ternyata tidak hanya menimbulkan masalah bagi para petani. Bahkan akibat kemarau ini membuat salah satu petani di Nganjuk berinisiatif membuat sumur injeksi. Sumur injeksi berfungsi mengantikan diesel yang sudah tidak lagi mampu menyedot air dengan sitem injeksi air tidak disedot melainkan di keluarkan dengan kompresor.

Berbagai cara dilakukan petani untuk mengatasi kekringan yang melanda. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh salah satu petani asal Kabupaten Nganjuk. Berbekal kemampuannya mengadopsi teknologi mesin jet pump petani ini berhasil menciptakan sitim pengairan baru yang disebut sumur injeksi.

Susanto petani asal Desa Gandu Kecamatan Bagor mampu menciptakan sumur injeksi. Untuk membuat sumur injeksi diharuskan memiliki beberrapa alat seperti selang udara, pipa pvc dan juga sebuah mesin pompa udara atau biasa disebut dengan kompresor.

Sistem kerjanya udara dari mesin kompresor di masukkan kedalam sumur bor yang telah ada di area persawahan dengan dorongan angin yang kencang inilah yang nantinya membuat debit air didalam sumur mampu keluar dengan sendirinya.

Bahkan susanto mengaku sumur bor yang sudah tidak mampu lagi disedot dengan mesin diesel dengan sistem injeksi sumur bor bisa berfungsi lagi. Selain itu dengan menggunakan sistem injeksi petani akan lebih mengirit bahan bakar.

Jika dengan mesin diesel satu hektare sawah akan memerlukan solar 45 liter, namun dengan menggunakan sistim injeksi petani hanya mengeluarkan uang untuk membeli bensin 12 liter, artinya petani mampu mengirit biaya bahan bakar hingga 66 persen.

Tidak hanya itu dengan menggunakan sitim injeksi 1 liter bahan bakar bisa digunakan mengairi sawah hingga satu jam/ sementara jika menggunakan mesin diesel hanya bertahan sekitar setengah jama.

“ ide membuat sumur injeksi ini tercetus sejak tiga minggu yang lalu ketika ia dan kelompok taninya melakukan beberapa kali percobaan,” ujar Susanto si pembuat sumur sedot dengan injeksi.

Susanto berharap penemuannya ini bisa berguna bagi para petani dan mengurangi derita petani yang kerap kali di benturkan dengan masalah pengairan ketika musim kemarau tiba.(psc)

Berita menarik lain:

Kemacetan Menuju Jembatan Belly

Kediri (kedirijaya.com) —Jembatan Pertolongan ( Belly ) Di Desa Mondo Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri telah dibuka. Kendaraan yang melintas di atas jembatan diwajibkan tidak lebih dari 5 Ton demi...

Kota Kediri Perlu Transportasi Massal

Kediri(kedirijaya.com) -Semakin banyaknya kendaraan yang memenuhi jalanan di Kota Kediri membuat kemacetan dijalan-jalan protokol Kota Kediri semakin parah. Kurangnya sarana transportasi massal yang ada di Kota Kediri ‘disinyalir’ sebagai...

Duo Younghusband Siap Merumput

Jakarta (kedirijaya.com) – Kabar James dan Phil Younghusband, merumput bersama Jakarta FC (JFC) 1928 semakin terang. Tapi aksi Duo bersaudara asal Filipina itu sedikit tersendat, lantaran mereka harus menyelesaikan...

Setengah Miliar Ambrol, Penjual Lontong Tak Dibantu

Kediri(kedirijaya.com) – Pasca ambrol sebagian karena diterjang banjir, stor DAM di Dusun Randulawang, Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri atau dialiran Suangai Bruno yang dibangun dengan anggaran setengah milyar...
.

Ads