Pengamat Komunikasi Politik Nilai PD Tak Sesolid Golkar
Kediri (kedirijaya.com) – Effendi Ghazali pengamat Komunikasi Politik Universitas Indonesia menyatakan, harus ada gerakan konsolidasi untuk mengatasi polemik di internal Partai Demokrat soal kasus suap Wisma Atlet SEA Games yang melilit Ketua Umum Anas Urbaningrum
” Kalau tidak ada gerakan konsolidasi dari dalam tentu sulit. Dua yang juga menjadi faktor. Poin pertama, karena SBY sendiri tidak tegas dalam mengambil tindakan dan poin kedua adalah persoalan ini berat,” ujar Effendi Gazali ditemui wartawan saat menghadiri Halaqoh Alim Ulama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Hotel Daun di Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Rabu (22/2/12)
Effendi melihat keanehan di tubuh partai yang sudah mengantarkan SBY menjadi presiden dua pereode itu. Seharusnya, kata Effendi, Anas Urbaningrum harus belajar dari kasus Akbar Tanjung sewaktu di Partai Golkar.
” Mungkin ini sama terjadi pada waktu Akbar Tanjung di golkar. Tetapi mereka kompak. Jadi beda antara Anas dan Akbar, karena golkar sangat solid. Tetapi di demokrat sekarnag ini saya lihat belum konsolidasi,” terangnya.
Seperti diketahui bahwa Anas dikait-kaitkan dengan kasus suap Wisma Atlet SEA Games dan namanya terus disebut dalam persidangan M Nazaruddin, tersangka kasus tersebut. (nb)



Kediri (kedirijaya.com) – Menyusul adanya rencana pemerintah melakukan pelarangan penggunaan primium untuk mobil dinas, pihak Pemerintah Kabupaten Kediri akan mengurangi volume perjalanan dinas pejabatnya. Langkah itu untuk menekan pengeluaran biaya bbm saat mobil dinas...»
Kediri (kedirijaya.com) -Kelemahan lini belakang skuad “Macan Putih” yang belum teratasi.Membuat manajemen tim sepakbola Persik Kediri kecewa terhadap pelatih Djoko Malis Mustofa. Pasalnya, kritik atas kelemahan lini belakang tidak segera teratasi. ” Sebelum laga...» 
