Semalam 7 Pengendara Sepeda Motor “Tersungkur”
Kediri (kedirijaya.com) – Lebar dan dalamnya lobang di jalan aspal jalur altenatif jurusan Kediri -Tulungagung, tepatnya di dua Desa masing-masing, Desa Bulu dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri membuat pengguna jalan raya khususnya roda 2 sering “tersungkur” atau mengalami kecelakaan tunggal. Dalam sehari saja ada 7 penguna jalan mengalami peristiwa itu hingga mengalami luka parah disekujur tubuh dan sepeda motornya rusak parah akibat benturan keras keaspal.
Haji Solichin (50) salah satu warga yang berada dekat di lokasi kejadian menegaskan, peristiwa kecelakaan tunggal sering dialami pengguna jalan khususnya sepeda motor disaat cuaca hujan, dimana air hujan yang mengenangi lobang aspal yang dalamnya sekitar setengah meter dan lebar kurang lebih satu setengah meter itu sering tidak terlihat oleh pengguna jalan. Disaat laju sepeda motor kencang untuk menghindari percikan air dari kendaraan lain, tanpa sengaja langsung terperosok.Pada Sabtu Malam (4/2/12) saja, peristiwa kecelakaan tunggal diingatnya ada sekitar 7 peristiwa dan sempat melakukan pertolongan sebanyak 2 kali yaitu warga Bangkok, Kecamatan Gurah dan Warga Kota kediri yang harus rela mengalami luka dibeberapa bagian tubuh hingga sepeda motornya rusak.
“warga sebelumnya juga sempat memberikan tanda darurat seadanya berupa kayu yang ditancapkan dan diberi tas plastik, tapi terpaan angin dan air hujan membuat tanda itu jatuh dan malah membahayakan pengguna jalan.Para pemuda yang bosan melihak sering terjadinya kecelakaan juga sempat berinisiatif dengan menanami tanaman pisang agar terlihat jelas bahwa ada lubang, namun tanpa diketahui siapa yang melarangnya apakah perangkat desa, polisi atau TNI yang saat itu juga sebagai pengguna jalan, akhirnya para pemuda itu urung menanaminya,”ujarnya saat ditemui,Senin (6/2/12).
Abah Solichin panggilan akrab pak haji menambahkan, sebenarnya salah satu perangkat desa diwilayahnya juga sempat mengetahui adanya peristiwa kecelakaan tunggal yang dialami para pengguna jalan, namun apakah kondisi itu pernah dilaporkan keatasan atau pemerintah Kabupaten Kediri, pihaknya tidak tahu menahu, namun selaku warga yang selalu sering melihat kecelakaan tunggal dekat rumahnya itu, berharap adanya langkah kongkrit pemerintah daerah ataun instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan, jangan sampai muncul korban jiwa atas kondisi jalan aspal berlubang yang sudah “dibiarkan” berbulan-bulan tersebut.(sl/fen)



kedirijaya.com-Solusi cetak warna dan hitam putih hemat dari HP hadir di Indonesia. HP Ink Advantage, demikian nama tinta printer tersebut, mampu mencetak hingga 250 halaman. Baik standar khusus mencetak halaman berupa data grafik maupun...»
Kediri (kedirijaya.com) – Jadwal pertandingan perdana dalam kompetisi sepak bola devisi utama liga Indonesia diundur 5 hari setelah ada technical meeting yang diselenggarakan PSSI di Jakarta. Sebelumnya PSSI telah menentukan jadwal kick off pada...» 

