Dana BSM: Walikota Kediri Akan “Panggil” Dinas Pendidikan
Kediri (kedirijaya.com) – Walikota Kediri dr.Samsul Ashar dalam waktu dekat akan melakukan “pemanggilan” atau Klarifikasi terhadap Dinas Pendidikan atas Dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk ribuan murid Sekolah Dasar (SD) Se-Kota Kediri yang dianggap rentan penyelewengan.
Dana bantuan dari pemerintah pusat itu dibeberapa sekolah tidak diberikan langsung dalam bentuk uang tunai kepada siswa, melainkan terlebih dahulu dikelola oleh sekolah dalam bentuk tabungan dan diwujudkan dalam bentuk barang kebutuhan siswa.
Walikota kediri samsul ashar menegaskan, penyaluran BSM (Bantuan Siswa Miskin) harus sesuai dengan prosedur dari kementerian pendidikan yakni uangnya langsung disalurkan tidak boleh ditabung dulu atau dikelola pihak sekolah.
Sebelumnya dalam rapat dengar pendapat antara komisi C DPRD, kepala sekolah dan dinas pendidikan mengatakan, jika dana BSM dikelola pihak sekolah dengan alasan biar tepat sasaran.
Sementara itu salah satu walimurid yang enggan disebutkan namanya yang anaknya bersekolah diwilayah Kecamatan Mojoroto mengaku, anaknya yang saat ini kelas empat hanya menerima bantuan itu senilai Rp.180 ribu diakhir tahun 2011. Pihak sekolah mengaku bila dana itu diterima anaknya karena masuk kategori beasiswa gelombang kedua, meski sebelumnya untuk gelombang satu penuh Rp.360 ribu.
“anak kulo angsal satus wolungpuluh ewu mas,(anak saya mendapatkan Rp.180 ribu,terose bugurunipun masuk kategori gelombang kalih (katanya guru setempat masuk kategori gelombang dua),terus niku dipun ngirimaken kwitansi bilih nyotrone damel tumbas nopomawon( seterusnya saya diminta mengirimkan kwitansi pembelian kebutuhan sekolah anak saya,”pungkasnya saat ditemui dirumah,sabtu (4/2/12)
Sekedar diketahui dalam program BSM ini setiap siswa miskin di Kota Kediri mendapatkan dana sebesar Rp.360 ribu untuk 5725 siswa SD per tahun.(rif/fen)


Nganjuk (kedirijaya.com)-Peringatan hari ibu 22 Desember 2009 ini menjadi hari yang kelam bagi kedua ibu di Nganjuk ini. Mereka dijebloskan ke sel tahanan Mapolsek Bagor setelah terbukti mencuri empat dus susu di sebuah swalayan...» 

