Praktek Pengobatan Batu Giok Menjamur, Pemda Belum Punya Aturan

Kediri (kedirijaya.com) – Praktek pengobatan alternatif batu giok mulai tumbuh kembang di Kota Kediri.Belum lama ini untuk skala besar saja tampak ada tiga titik, belum lagi untuk yang praktek kecil-kecil yang kian menjamur.

Ironisnya tak satupun dari mereka menyandang ijin sebagai bentuk legalitas tempat praktek pengobatan. Alasannya  pemerintah belum mengeluarkan aturan tentang ijin pengobatan alternatif jenis itu.

Kepala Bidang Pelayanan Medis Dinas Kesehatan Kota Kediri Fauzan Adhima mengatakan, terapi jenis ini hingga sekarang belum bisa dibuktikan secara medis. Itu sebabnya, pemerintah tidak berani mengeluarkan ijin karena belum ada dasar yang kuat.

Selama ini, Dinas kesehatan hanya melakukan pantauan atas tempat praktik pengobatan tersebut. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak merasa dirugikan secara kesehatan.

Sementara itu, menurut Syawal salah satu pemilik terapi batu  giok di jalan jalan dr. Saharjo Kota Kediri selama dua tahun praktik dia sudah mendapatkan banyak pasien. Setiap hari minimal 10 orang datang untuk berobat. Diakuinya pihaknya memang tidak berniat mengurus ijin praktek karena hanya meminjami alat bukan melakukan terapi.(ra/em)

Berita menarik lain:

4 Pengedar Pil Stelan Ditangkap Polisi

Kediri (kedirijaya.com)–Kedapatan menyimpan dan mengedarkan obat keras daftar G berupa Pil Stelan 4 Warga diamankan Kepolisian Resor Kediri Kota. Masing-masing kempat pelaku,Komari (53) warga Desa Cerme,Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri,Mujiono...

Dewan: Satpol PP Terima “Setoran”

Kediri (kedirijaya.com) – Banyaknya pelanggaran peraturan daerah (Perda) yang tidak bisa dilakukan penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kalangan DPRD Kota Kediri menuding Satpol PP menerima suap...

Gorong-gorong Tersumbat, Perempatan Muning Tenggelam

Kediri (kedirijaya.com) –Akibat hujan deras yang terjadi sekitar 1,5 Jam mulai Pukul 15.30 membuat sejumlah ruas jalan diwilayah Kota Kediri seperti Hasanudin Kembali tergenang air. Ditambah lagi tersumbatnya gorong-gorong...

Warga Tuntut Pengembalian Tanahnya

Kediri (kedirijaya.com) - Masyarakat Desa Babadan, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri  “gruduk” Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri. Sekitar 200 warga meminta adanya penyelesaian yang adil usai tanahnya diduga dikuasai pihak Perkebunan....
.

Ads