Tahun 2013, Pemkot Usulkan Rekrutmen 525 CPNS

Kedirijaya.com – Setelah mora­torium (penghentian sementara), 2013 pemkot sudah berencana melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) lagi. Total jurnlah yang akan diusulkan mencapai 525 orang. Yang paling banyak adalah tenaga kesehatan sebanyak 178 orang. Lain, tenaga pendidikan (guru) 32 orang. Sisanya untuk menggantikan PNS yang pensiun sebanyak 290 orang dan PNS yang meninggal dunia 25 orang.

Tentang banyaknya jumlah tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kediri Moh. Ivantoro mengatakan, sebelum Pemerintah Pusat memutuskan untuk melakukan moratorium rekrutmen CPNS hmgga 2012, pemkot sudah mengajukan kebutuhan formasi CPNS sebanyak 283 orang.

Tetapi, setelah dilakukan analisa kebutuhan pegawai, temyata jumlahnya membengkak hampir dua kali lipat. “Terutama, jika memperhitungkan kebutuhan pegawai pada 2013 setelah moratorium dihentikan,” ujarnya

Moch. Ivantoro menjelaskan, jumlah Itu antara lain dari banyaknya jumlah PNS yang pensiun. Tahun ini saja, jumlah mereka yang purna tugas mencapai 130 orang. Lalu, 2012 ada 160 orang yang menyusul. Sehingga, ada 290 kursi PNS yang harus diisi. Selain itu, hingga akhir September lain, ada 25 PNS yang meninggal dunia. Posisi mereka juga harus digantikan. “Jumlah ini saja sudah 315 orang,” jelasnya. Adapun penambahan baru hanya untuk tenaga kesehatan sebanyak 178 orang dan tenaga pendidikan 32 orang.

Untuk tenaga kesehatan ini, Ianjut Moch. Ivantoro, terdiri dari 55 orang untuk tenaga puskesmas dan rumah sakit serta 123 orang untuk puskesmas pembantu (pustu). Sementara, tambahan 32 pendidikan dibutuhkan untuk mengisi pos-pos guru mata pelajaran yang masih kosong. “Memang ada pos guru yang kelebihan, tapi untuk mata pelajaran tertentu masih kosong,” lanjutnya.

Moch. Ivantoro menjelaskan, di luar tenaga kesehatan dan pendidikan, kekurangan pegawai yang mencapai ratusan orang memang masih bisa disiasati dengan melakukan rotasi. Yaitu, pegawai yang berada disatuan kerja (satker) yang gemuk dipindahkan ke satker yang kekurangan pegawai.

Sementara, untuk tenaga keseha­tan dan pendidikan, hal itu tidak bisa dilakukan. Sebab, mereka termasuk pegawai yang khusus dan membutuhkan keahlian khusus. Tidak bisa dialihkan ke sembarang tempat atau digantikan oleh sembarang orang.(rd/kotakediri.go.id)

Berita menarik lain:

Minim Personil Pembredelan APK Tak Merata

KEDIRI (Kerja.Com)–MEMASUKI MASA TENANG, ALAT PERAGA KAMPANYE CALEG DAN PARTAI POLITIK  SERTA CALON PRESIDEN MASIH BERTEBARAN DI KOTA KEDIRI. PENERTIBAN YANG DILAKUKAN PANWASLU BERSAMA SATPOL PP TIDAK MERATA. AKIBATNYA...

Wijanto “Bebas”,Polisi Terus Sidik Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya

Kediri (kedirijaya.com)—Polres Kediri Kota akhirnya melepaskan Wijanto, tersangka dugaan kasus korupsi mega proyek pembangunan Jembatan Brawijaya Kota Kediri. Polisi mengalihkan status penahanan Ketua Panitia Lelang proyek bernilai Rp 71...

Penderita DB di Kota Kediri Meningkat

Kediri (kedirijaya.com) – Tingginya curah hujan di Kota Kediri, mengakibatkan penyakit pada masyarakat, meskipun Wali kota Kediri Samsul Ashar telah mengimbau untuk selalu menjaga kesehatan dan juga mengerahkan ratusan...

Timnas Bubar, Pemain Dikembalikan ke Klub

Jakarta (kedirijaya.com) – Timnas Indonesia secara resmi telah dibubarkan begitu tugas mereka di AFF Suzuki Cup 2010 selesai. Para pemain pun dikembalikan ke klubnya masing-masing. Diungkapkan asisten manajer timnas,...
.

Ads