Tak lama lagi Kediri Jaya Online akan menampilkan berbagai informasi seperti: Informasi Hotel, Restoran, Layanan Umum, Artikel Pendidikan dan sebagainya. Jika anda memiliki kritik dan saran silahkan kirimkan ke (webmaster @ kedirijaya.com)

Apa Benar ? Tunjangan Sertifikasi Guru Non PNS Kota Kediri Menyusut


Kediri (kedirijaya.com) – Sejumlah guru non Pegawai Negeri Sipil (PNS) dibawah Kementrian Agama (Kemenag) Kota Kediri resah. Pasalnya, tunjangan sertifikasi yang diterima kali ini menyusut. ” Cair sebesar Rp 6 juta untuk empat bulan. Tetapi hanya menerima Rp 4,3 juta. Sebab, ada potongan sebesar Rp 300 ribu yang saya tidak tahu peruntukkannya. Kemudian untuk yayasan sebesar Rp 400 ribu.

Terakhir untuk gaji Guru Tidak Tetap (GGT) yang belum bersertifikasi,” ujar YN, salah seorang guru non PNS di Kota Kediri, Selasa (13/12/11) Setiap GTT yang belum bersertifikasi memperoleh honor Rp 1.500-2.000 per jam mengajar.

Honor mereka ditanggung oleh para GTT yang sudah bersertifikasi. Itu merupakan kebijakan dari sekolah. Alasannya, sekolah sudah banyak membantu para guru dalam mengajukan sertifikasi.

Pegawai Madrasah dan Pendidikan Agama (Mapenda) Kemenag Kota Kediri Samsu Duha membenarkan adanya penyusutan jumlah tunjangan sertifikasi guru non PNS. Hal itu dikarenakan penerimaan tunjangan sertifikasi kali ini hanya empat bulan. ” Sebelumnya kita cairkan dalam delapan bulan.

Tetapi kali ini hanya empat bulan. Tentunya saja jumlahnya menyusut. Sementara mengenai potongan sebesar Rp 300 ribu itu merupakan pajak yang harus ditanggung penerima sebesar 5 persen,” ujar Samsu Duha.

Ditambahkannya, tunjangan untuk pada guru non PNS sudah tidak ada masalah. Justru guru PNS yang saat ini belum menerima tunjangan sertifikasi untuk semester kedua. Kendati demikian, dia menjamin akan segera mencairkan. Mengingat sudah dalam proses. Tahun ini ada 120 guru PNS Kemenag Kota Kediri dan 214 guru non PNS yang menerima tunjangan sertifikasi. Besar tunjangan setiap bulannya Rp 1,5 juta. PNS golongan III ke bawah dikenai potongan pajak 5 persen. Sedangkan golongan IV sebesar 15 persen. (nb/em)



» Featured

» Populer

Dinkes Blitar Larang Keluarga Rawat Rubi...

Dinkes Blitar Larang Keluarga Rawat Rubiono di Kandang Sapi Blitar (kedirijaya.com)-Kondisi yang tengah dialami Rubiono, bapak dua anak yang ditangarai mengidap penyakit HIV/AIDS ini memicu kemarahan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar. Diskes melarang keluarga merawat Rubiono di Kandang Sapi Kepala Dinas Kesehatan...» more..

Polisi Kecele, Aremania Datang Esok Dini...

Polisi Kecele, Aremania Datang Esok Dini Hari Kediri (kedirijaya.com) - Sebanyak 30 personil dari kepolisian Resor Kediri Kota “Kecele”. Pasalnya puluhan personil tersebut akan melakukan antisipasi segala kemungkinan yang tidak terpuji dilakukan oleh suporter Aremania ketika melintas diStasiun Kediri. Menurut Kepala...» more..

» Populer

PKL “Bikin” Repot Pemerintah...

PKL “Bikin” Repot Pemerintah Kota Kediri Kediri (kedirijaya.com) – Pemerintah Kota Kediri siap menjembatani konflik kepentingan antara para pedagang kios di bantaran sungai brantas kecamatan Mojoroto dengan Perumjasa tirta. Meski secara hukum para PKL di bantaran itu melanggar aturan namun...» more..

Samsung Galaxy Tab 7.0 Plus Resmi Dilunc...

samsung-galaxy-tab-7-0 Kedirijaya.com – Kasus mengenai hak paten Apple iPad, tak menyurutkan Samsung untuk menambah panjang daftar produk tabletnya di Indonesia. Kali ini Samsung Electronic Indonesia memperkenalkan Galaxy Tab 7.0 Plus. Acara peluncurannya diadakan di Nusa...» more..