Puluhan Remaja Kediri Positif HIV/Aids
Kediri (kedirijaya.com) – Kondisi dan prilaku Pergaulan remaja di Kabupaten Kediri memprihatinkan. Pergaulan dan seks bebas yang dilakoni warga berusia 15 – 24 tahun tersebut membuat penyebaran HIV/AIDS semakin meluas.
Sesuai data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menunjukkan,dari 287 pengidap HIV/AIDS yang terdata sejak tahun 1996 hingga 2011 ini, 44 diantaranya merupakan remaja. Dari jumlah itu, seorang merupakan siswa berusia 18 tahun dan satu lagi mahasiswa. Yang memprihatinkan, seluruh remaja tersebut terinfeksi HIV akibat pergaulan bebas.
Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Langsung (P2ML) pada Dinkes Kabupaten Kediri,Nur Munawaroh mengungkapkan, selain satu pelajar dan mahasiswa,remaja yang terinfeksi HIV kebanyakan putus sekolah. Mereka kemudian bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK),baik di dalam lokalisasi maupun pelacuran liar. “100 % remaja yang terinfeksi akibat perilaku seksual. Kebanyakan mereka merupakan PSK muda,”katanya,Sabtu (3/12/11).
Munawaroh menegaskan, pencegahan HIV/AIDS di kalangan remaja sulit dilakukan. Pasalnya,selama ini belum pernah dilakukan pemeriksaan HIV terhadap mereka mengingat kurangnya dana untuk pembelian reagen. Namun,dinkes tetap menghimbau orangtua dan pihak sekolah untuk senantiasa mengingatkan remaja agar tidak terseret pergaulan bebas. “Yang jelas,sosialisasi terus kita lakukan. Pendidikan seks juga harus diberikan secara tepat,sehingga remaja dapat memahami bahayanya seks bebas,”imbuh Nur Munawaroh.
Terpisah,koordinator LSM Suar Kediri,Sanusi mengatakan,selama ini banyak pelajar usia SMA yang sering bertandang ke lokalisasi. Meski hanya sebatas mabuk – mabukan,namun dikhawatirkan,kebiasaan mereka bermain – main di lokalisasi lama kelamaan akan menarik minat mereka untuk melakukan hubungan seksual dengan PSK. “Belum ada survey yang menunjukkan seberapa jauh remaja bertransaksi dengan PSK. Tapi setiap Sabtu memang banyak remaja yang ngumpul dekat lokalisasi,”katanya.
Melihat kondisi itu, remaja seharusnya perhatian dalam upaya penanggulangan penyebaran HIV/AIDS. Pasalnya,usia mereka rentan melakukan hubungan seksual di luar nikah. “Kalau pelajar hubungan seks dilakukan antar teman. Tapi bukan berarti hal itu bebas dari kerawanan HIV/AIDS. Inilah yang harus menjadi perhatian,”imbuh Sanusi.(nm/em)



Samarinda (kedirijaya.com) – Persik Kediri berhasil menahan imbang Persisam Putra Samarinda dengan skor 1-1, di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Minggu (30/5/10). Meski berhasil mencuri satu poin, namun Skuad “Macan Putih” dipastikan tetap harus rela...»
London (kedirijaya.com) – Sebagian besar manusia memiliki sidik jari dan tak memiliki sidik jari bisa menjadi mimpi buruk. Namun, memang ada orang yang tak memiliki sidik jari secara alami. Pada 1930-an, penjahat John Dillinger...» 


