Dinas Terkait Tidak Berani Tertibkan Pedagang Kambing Dadakan Yang “Mbandel”
Kediri (kedirijaya.com) – Keberadaan kios kambing dadakan di sebagian trotoar jalan protokol Kota Kediri menuai protes warga.Warga menganggap pasar kambing baru itu telah menimbulkan polusi udara. Praktis upaya penertiban yang sempat diagendakan dinas pertanian dan satpol PP hanya isapan jempol semata. Seperti yang terjadi di Jalan Dr. Saharjo Sukorame Kota Kediri ada sejumlah penjual kambing menempati lokasi itu tanpa memperhatikan kenyamanan warga setempat.
Hari Tri Wasono salah satu warga Sukorame mengatakan, pihaknya merasa terganggu kebaraadaan pedagang kambing di trotoar. Selain menimbulkan suara berisik bau kambing mulai menyelimuti rumahnya.
Hari menambahkan, ia telah memperingatkan para pedagang agar berjualan di lain tempat / namun tidak digubris. Diakuinya setiap tahun para pedagang tersebut sudah menempati lokasi itu hingga 5 x ini.
“sebenarnya saya telah memperingatkan para penjual kambing dadakan setiap tahunnya itu untuk pindak kelokasi lain tapi gimana para pedagang tetep saja,dirinya berharap ada penanganan dari instansi terkait atas keresahan warga,”ungkapnya
Sekedar diketahui di Kota Kediri terdapat belasan para penjual kambing dadakan di sepanjang trotoar jalan protokol. Mereka biasa membuka dagangan kambingnya pada satu minggu sebelum hari raya kurban hingga 3 hari usai hari raya kurban. Diduga karena kurangnya penertiban oleh dinas terkait sehingga pedagang ini berada di sekitar pemukiman warga dan di dekat sekolahan.(ra)



Kediri (kedirijaya.com) – Rusaknya Balai latihan kerja (BLK) di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kediri yang dinilai tidak layak untuk perkuliahan perdana Universitas Brawijaya (UB) cabang Kediri, Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) setempat...»
kedirijaya.com-Sistem operasi mobile berbasis Linux ini baru saja merayakan ulang tahunnya yang keempat. Tepat pada tanggal 5 November 2007, Android versi awal diperkenalkan oleh Google. Tak terasa, saat ini mereka sudah melalui perjalanan yang...» 

