Curi Tabung LPG Untuk Cukupi Biaya Sekolah Anak Ke Jenjang TK
Kediri (kedirijaya.com) – Yulianto (27), warga Desa Parimono, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang digebuki massa. Pria yang tinggal di kos-kosan Kelurahan Singonegaran, Kota Kediri terbukti melakukan pencurian tabung LPG ukuran 3 kilogram.
Pelaku sempat bersembunyi di Makam Umum Kelurahan Banjaran, Kota Kediri. Tetapi, massa berhasil menemukannya. Dia langsung digebuki hingga babak belur dan diserahkan ke Mapolsek Kota Kediri
Korban pencurian bernama Setiowati (36), warga Kelurahan Banjaran, Gang 2 Kecamatan Kota Kediri. Pelaku yang datang sebagai pengamen berusaha masuk rumah korban melalui pintu samping
Pelaku berusaha mengambil barang-barang dari rumah korban. Tetapi aksi mereka menimbulkan suara berisik. Sampai akhirnya korban curiga.
Saat korban memeriksa rumahnya mendapati Yulianto dan temannya sedang berada di dalam. Mereka melarikan diri sambil membawa barang curian berupa, 1 buah tabung LPG 3 kilogram, 2 potong pakaian, dan 2 pasang sandal. Barang-barang itu dimasukkan ke dalam karung plastik
Pelaku kabur dan bersembunyi di makam Kelurahan Banjaran. Sedangkan temannya, langsung pergi meninggalkan lokasi. Korban berteriak-teriak minta tolong. Warga setempat langsung mencari keberadaan pelaku.
Warga berhasil menemukan pelaku dan temannya bersembunyi di makam. Saat hendak disergap, pelaku justru kabur. Tetapi, karena sudah dikepung, akhirnya tertangka. Warga kesal dan memukulinya beramai-ramai
Kanit Reskrim Polsek Polsek Kediri Kota AKP Sucipto mengatakan, saat ini seorang tersangka telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara identitas pelaku lainnya sudah dikantongi.
” Berdasarkan hasil keterangan dari tersangka, ia nekat mencuri karena untuk menambah kebutuhan ekonomi. Tersangka, akan dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara,” kata AKP Sucipto, Sabtu (2/7/11).
Sementara itu saat dimintai keterangan Yulianto mengaku nekat melancarkan aksi pencurian lantaran terdesak kebutuhan ekonomi rumah tangganya.
“saya belum pernah dipenjara meski tato saya banyak, dan terpaksa mencuri lantaran terdesak kebutuhan ekonomi dengan satu anak yang hendak masuk kejenjang Taman Kanak-Kanak,”akunya. (nb)




Kediri(kedirijaya.com) – Terbakarnya Diler Armada Pagora Jaya di Jalan ahmad yani, Kota Kediri karena dugaan bukan konsleting listrik semakin kuat. Kondisi ini diketahui ketika pihak Kepolisian resor Kediri Kota Bersama Tim Labfor Polda Jatim...» 


