Tolak Panggilan Telepon dengan Mr. Reject
Kedirijaya.com – Banyak ponsel lokal atau ponsel Cina yang sudah dilengkapi dengan fitur Blacklist. Jika Anda masih menggunakan ponsel Nokia lama yang belum didukung fitur tersebut, tak perlu buru-buru mengganti ponsel. Kini ada Mr. Reject yang berfungsi untuk menolak secara otomatis panggilan telepon yang mengganggu.
Jika sebal dengan banyaknya panggilan telepon masuk yang tak penting apalagi bersifat meneror maka atasi masalah tersebut dengan Mr. Reject. Aplikasi versi Lite dapat diunduh langsung dari Ovi Store ke dalam ponsel Nokia Anda.
Lite – Mr. Reject merupakan versi ringan dari Mr. Reject. Anda dapat mensortir panggilan masuk yang tak diinginkan dan bersifat mengganggu. Maka privasi pun tidak terusik. Tak perlu lagi mematikan ponsel hanya untuk menghindari interupsi. Jika Mr. Reject sudah diinstal dan siap digunakan, Tentukan mode tindakan dari telepon yang masuk, tersedia pilihan untuk member nada sibuk atau langsung merespon dengan SMS.
Sayangnya pada versi ringan atau Lite, beberapa fungsi masih dibatasi. Anda tak dapat membuat lebih dari satu aturan pada Blacklist maupun Whitelist. Jika memaksa untuk menambah aturan baru, maka otomatis aturan sebelumnya akan ditimpa atau tidak berlaku lagi.
Pilihan mode ada dua yaitu Blacklist yang berfungsi untuk memblokir nomor-nomor yang ditentukan pada daftar dan Whitelist untuk meloloskan dari nomor-nomor yang ditentukan pada daftar. Masing-masing dari kedua mode tersebut, terdiri dari tiga aturan, yaitu memasukkan nomor telepon berdasarkan telepon terkini, berdasarkan phonebook dan memasukkan nomor telepon secara manual.
Mode penolakan telepon otomatis dapat dilakukan dengan memutuskan panggilan secara otomatis atau dengan membalasnya melalui SMS. Pilih saja mana yang kira-kira sesuai dengan kondisi Anda atau sifat telepon yang mengganggu tersebut.(mediatren/kj)



Kediri (kedirijaya.com) – Pilihan sulit 435 CPNS Kota Kediri yang baru pemberkasan, dalam waktu dekat akan dihadapkan dengan kondisi harus mengeluarkan biaya lagi hingga jutaan rupiah untuk Pra jabatan atau Latihan Prajabatan (LPJ) di...» 
