Unjuk Rasa Aliansi Pergerakan Mahasiswa Ricuh
Kediri (kedirijaya.com) -Aksi saling dorong unjuk rasa aktivis mahasiswa gabungan dari GMNI,PMII dan HMI dengan satuan polisi pamong praja (Satpol PP) dan Pihak Kepolisian di halaman kantor dewan membuat puluhan pengunjuk rasa terjengkang hingga fasilitas taman seperti pot bunga rusak berantakan.
Aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila ini sempat riuh ricuh ketika pengunjuk rasa merangsek ingin masuk kegedung Dewan semua usai hanya 5 perwakilan yang diijinkan.
Saling dorong pengunjuk rasa dengan petugas membuat petugas ingin mempertahankan diri hingga mahasiswa menolak dan mengakibatkan peristiwa itu terjadi.
Peristiwa itu akhirnya reda ketika para pengunjuk rasa terdesak mundur hingga keluar pagar gedung dewan, sembari meneriakan yel-yel pembangkitan semangat, “bahwa ideologi pancasila telah dilupakan oleh anggota dewan, kami meminta para anggota dewan mendukung langkah kami hingga ke DPR RI,”tegas koordinator aksi.
Terpisah Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Kediri, Tamam Mustofa mengaku berjanji akan menampung asoirasi itu hingga ke DPR RI, namun juga sedikit menyayangkan atas adanya insiden tersebut yang semestinya tidak terjadi.
“ya sebenarnya tidak apa-apa mengeluarkan aspirasinya tapi tidak perlu adanya atau timbul hal-hal yang sifatnya dapat menjurus ke anarkis,”terangnya usai menemui aksi mahasiswa dan menanda tangani keinginan para mahasiswa tersebut.(tm/mj)


Kediri (kedirijaya.com) – Resot Pemangku Hutan (RPH) Perhutani Kediri akan melakukan konservasi atau pengawasan khusus terhadap pemanfaatan 600 titik sumber mata air yang saat ini digunakan warga ketika musim kemarau tiba. Kesulitan air bersih...» 
