Bunga Bali Spa Sediakan Pijat “Plus-plus”

Kediri (kedirijaya.com) – Meski Kota Kediri dikenal sebagai Kota Santri, namun transaksi esek-esek di Kota Kediri semakin marak, bukan hanya di tempat lokalisasi Semampir Kota Kediri, namun juga di beberapa tempat, dengan berkedok tempat pijat dan lulur (spa).

Seperti halnya di tempat pijat dan lulur di Bunga Bali Spa Mojoroto Kota Kediri, ditempat tersebut juga menyediakan wanita pemijat yang siap melayani untuk pemuas nafsu para pria hidung belang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan, meski dari luar terdapat papan nama yang bertuliskan melayani pijat dan lulur, namun jika ada pelanggan yang meminta pijat plus-plus langsung bisa dilayani langsung ditempat yang  mempunyai enam kamar ini.

“Pertama kali saya sempat kaget, kok wanita yang memijat berani sekali membuka baju saat memijat,” kata Ud salah satu pelanggan Bunga Bali Spa.

Bukan hanya itu, para wanita tersebut tampaknya juga sangat ahli untuk urusan dalam membangkitkan birahi kaum lelaki hidung belang yang sedang dipijat.

Seperti menuntun tangan yang dipijat untuk dimasukkan dalam (maaf) kemaluannya “Tangan saya dipegang dan dimasukkan ke itu-nya, gimana tidak kaget,” lanjut Ud menceritakan. Nemun demikian, Ud mengaku puas dengan pelayanan pijat plus-plus yang ada di Bunga Bali Spa.

“Selain pijat, sekalian bisa memuaskan nafsu birahi,” celutuknya.

Terpisah, pemilik Bunga Bali Spa Tjutjut Suliyatno, mengaku jika kabar itu merupakan salah satu dari strategi bisnis tempat pijat, yang saling menjatuhkan salah satu dengan yang lain.

“Biasalah, kalau persaingan bisnis itu akan selalu saling menjatuhkan dengan menggunakan segala cara,” katanya.

Namun demikian, Tjutjut juga mengakui, jika ditempatnya juga melayani pijat plus-plus, karena hal itu dilakukan agar usahanya itu bisa secepatnya diterima masyarakat.

“Ditenpat kami memang bisa menyediakan bagi para pria hidung belang yang ingin minta service yang lebih,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini banyak sekali pelanggannya dari kalangan pengusaha hingga pejabat yang menginginkan bukan hanya sekadar pijat, melainkan juga meminta service yang lebih dari itu.

“Awalnya kami membuka untuk pijat murni, karena melihat pelanggan yang meminta pijat plus-plus, maka terpaksa kami layani itupun untuk transaksi saja dan kalau tempatnya terserah yang pemesan,” jelasnya.

Meski baru enam bulan beroperasi, namun sudah banyak pelanggannya yang bolak-balik untuk datang dan merasakan pemijatan. “Pelanggan kami bukan berasal dari Kota Kediri saja, melainkan juga ada yang berasal dari luar daerah, seperti Malang, Surabaya, Blitar dan daerah lain,” pungkasnya.(ak/mj)

 

Berita menarik lain:

Pelajar Dikediri Keracunan SUSU Jenius

Kediri (kedirijaya.com) – Susu merk Jenius bantuan Pemerintah Kabupaten Kediri kembali meracuni pelajar. Lebih dari 30 pelajar SDN Gadungan 3, Kecamatan Puncu mendadak pusing, mual-mual, hingga muntah usai menenggak...

Berkah Tahun Baru, Jual Terompet DiJalanan

Kediri (kedirijaya.com) - Berkah Tahun Baru 2011 sebentar lagi. Nuansa mulai terasa beberapa hari ini. Buktinya, terompet yang menjadi ciri khas pergantian tahun telah banyak dijual oleh para penjual-penjual...

Diskriminasi Kesehatan, Balita Ditolak Imunisasi

Kediri (kedirijaya.com) – Amanat undang-undang kesehatan 39 tahun 2009 nampaknya belum dapat melindungi masyarakat di Kabupaten Kediri. Sebab, dalam praktiknya masih saja terjadi sikap diskriminatif bagi masyarakat umum. Contohnya,...

Dua Pelaku Penggolah Limbah B3 Diamankan Polisi

Kediri (kedirijaya.com)–Jajaran Tim Khusus Satuan Reskrim Polres Kediri Kota kembali mengungkap pelaku kejahatan khusus yang biasa dilakukan oleh sindikat kejahatan sistematis salah satunya pengolahan limbah B3 yang tidak dilengkapi...
.

Ads