Rasia Satpol PP: Pelajar SMP Terjaring, Resleting Pelajar SMA Terbuka
Kediri (kedirijaya.com) – Rasia Satpol PP Kota Kediri ketahui 1 pasangan diduga baru saja berbuat mesum dengan pasangannya, resleting celana milik TR, salah seorang siswi tingkat SMA di Kota Kediri masih terbuka. Dia buru-buru menutup dan merapikan pakaiannya ketika petugas Satuan Polisi Pamong Praja meneliti identitas keduannya.
TR terjaring razia saat berduaan dengan pacarnya di tepi jalan, area Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya di Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Keduanya nampak gugup dan berusaha menghindar dari sorot kamera wartawan.
Petugas meminta kartu identitas pasangan pelajar itu. “Kartu ini silahkan diambil di Kantor Satpol PP, di Balaikota Kediri besok sekitar pukul 10.00,” ujar Jati Utomo, Kepala Seksi Penertiban (Kasitrantip) , memberi peringatan kepada keduanya, Kamis (13/5/11) malam.
Mereka sempat merengek meminta kartu pelajarnya dikembalikan. Tetapi petugas tetap bersikukuh agar keduanya mengambil langsung di Kantor Satpol PP. Keduanya diharapkan minta ijin kepada pihak sekolah dan mendatangi Kantor Satpol PP tepat waktu.
Di area GOR Jayabaya Kediri, rombongan petugas Satpol PP sempat menyisir sejumlah perumahan PNS yang belum ditempati. Pasalnya dalam razia sebelumnya, petugas sempat memergoki tiga pasangan pelajar SMP berduaan ditempat gelap.
Tetapi kali ini, perumahan belum berpenghuni itu dalam keadaan kosong. Petugas mengalihkan sasaran ke tempat wisata Lebak Tumpang, di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Hasilnya, petugas menjaring empat pasangan muda-mudi tengah bermesraan pada bilik-bilik warung tanpa penerangan. Diantara mereka ada yang masih duduk dibangku kelas III SMPN dan Kelas II Sebuah SMK Di Kota Kediri.
Kedelapan muda-mudi yang tidak mengantongi KTP itu kemudian diberi pembinaan oleh petugas. Sementara kartu identitas mereka yakni, SIM, Kartu Mahasiswa disita, agar diambil esok hari di Kantor Satpol PP.
Satpol PP juga tidak hanya memberikan pembinaan kepada para pelajar, mahasiswa dan muda-mudi tanpa identitas yang terjaring dalam razia tersebut. Melainkan, Satpol PP juga memberikan peringatan keras kepada para pemilik warung agar memberikan lampu penerangan pada bilik-bilik
warungnya.
Jati menambahkan, razia yang dilakukan kali ini memilih tempat-tempat yang disinyalir dipakai berbuat mesum. Sebelumnya, petugas juga sempat menertibkan sejumlah PKL di atas trotoar Pasar Bandar, sebelah utara, dan di depan Mapolres Kediri Kota II Jalan KDP.Slamet.
Ditempat itu, petugas meminta sejumlah pedagang yang kebanyakan penjual durian untuk pindah dari trotoar dan tepi jalan raya. Sebab, keberadaanya mereka dapat menyebabkan kemacetan.
“Kami tidak ingin pada saat pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jatim yang akan digelar di Kota Kediri pada bulan Juli mendatang terganggu dengan keberadaan PKL-PKL yang semerawut. Selain itu, kita juga tidak ingin tamu-tamu yang dapat melihat sisi negatif di area Lebak Tumpang yang tidak nyaman akibat tindakan-tindakan kurang sopan,”pungkasnya.(nb/mj)


Kediri (kedirijaya.com) – Sekitar seribu siswa yang berasal dari SD maupun MI di Kabupaten Kediri tak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Para siswa yang belum beruntung ini kebanyakan bertempat tinggal di...» 


