Tunggakan Jamkesda Capai Rp 16 Miliar
Kediri(kedirijaya.com) - Tunggakan pembayaran jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) dan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) untuk tahun 2010 di RSUD Pare Kab Kediri mencapai Rp 16 miliar. Jumlah tersebut belum dibayar oleh pemerintah daerah,karena menunggu pencairan dana dari perubahan anggaran keuangan (PAK) mendatang.
Humas RSUD Pare,Ahmad Roziq mengatakan,tunggakan itu terjadi,karena plafon anggaran yang disediakan untuk Jamkesda dari pemkab Kediri hanya sekitar Rp 8 miliar. Jumlah itu,menurut Roziq,sangat tidak sebanding untuk kebutuhan pembiayaan pengobatan bagi warga miskin.
“Sekitar 90 % dari pasien kami merupakan warga miskin yang didanai jamkesda,jumlahnya bisa mencapai 2.000 – 3.00 pasien”,kata Roziq saat dihubungi melalui telepon.
Pembiayaan pengobatan untuk warga miskin semakin membengkak,jika terjadi pandemi atau wabah penyakit tertentu,misalnya demam berdarah. Pasalnya,ruangan rawat kelas 3 yang diperuntukkan warga miskin tidak dapat menampung pasien jamkesda sehingga mereka harus dipindahkan ke ruangan lain.
“Kalau pasien membludak kita gunakan juga ruang kelas 2 bahkan kelas 1 tanpa dipungut biaya”,imbuhnya.
Tunggakan jamkesda yang belum terbayar ini,kata Ahmad Roziq berpengaruh pada penghasilan dokter dan perawat,karena mereka tidak dapat menerima fee dari tindakan medis tertentu.Fee itu baru dapat diterima,jika klaim biaya jamkesda sudah diterima.
“Teman-teman sudah mengerti kondisi ini karena berlangsung tiap tahun.Jika seluruh laporan administrasi sudah selesai dan dana cair,fee itu termasuk biaya alat dan obat baru dapat diberikan”,lanjutnya.(sy/mj)




Kediri (kedirijaya.com) - Ada suatu kebiasaan masyarakat yang dilakukan setiap menjelang bulan Romadlon, yaitu Nyadran. Dimana masyarakat datang ke makam keluarga, membersihkan dan kemudian mendoakannya. Kebiasaan tersebut ternyata dibaca dengan baik oleh anak-anak sekitar...»
Kediri (kedirijaya.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Kediri sedikitnya telah menyiapkan massa sekitar 3000 orang untuk menggelar aksi pad Selasa (27/3) nanti untuk menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) 1...» 


