Cabor Bola Voli, KONI Kediri Tidak Punya Alternatif Venue
Kediri (kedirijaya.com) - Mendekati pelaksanaan Proprov Jawa Timur 2011 Kota Kediri sebagai tuan rumah kesulitan menempatkan cabang olahraga (cabor) bola voli. Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya, sebagai satu-satunya tempat yang akan dipakai masih dalam keadaan rusak.
Atap GOR di Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu mengalami kebocoran, apabila musim hujan. Celakanya lagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri belum memiliki dana untuk merenovasi bangunan bernilai milliaran rupiah itu.
Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri Hadi Sucipto mengatakan, pengajuan dana renovasi GOR Jayabaya baru bisa dilakukan melalui usulan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2011 yang sedianya baru dapat terlaksana bulan September mendatang, sedangkan Porprov Jatim 2011 akan berlangsung pada Juli.
“Solusinya adalah kita akan berkoordinasi dengan bagian hukum. Selain itu, kita juga harus mencarikan relawan seperti, pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk, yang digaet menjadi sponsor,” kata Hadi Sucipto, Selasa (19/4/11)
Diteruskan oleh politikus dari PDI Perjuangan itu, komisi yang membidangi masalah pendidikan dan sarana-prasarana telah mengecek kesiapan tuan rumah dalam mengadakan porprov jatim kali ini. Selain masalah GOR Jayabaya, dewan juga merekomendasikan sejumlah tempat veneu yang mesti segera dipersiapkan antaralain, Stadion Brawijaya Kediri
Terpisah, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri Heru Marwanto mengatakan, renovasi GOR Jayabaya harus segera diselesaikan. Sebab, selain GOR Jayabaya, pihaknya tidak memiliki gambaran lain, sebagai alternativ pengganti. Dia berharap dinas terkait segera menyelesaikan.(nb/mj)



Kediri (kedirijaya.com) – Menjadi Sopir Antar jemput tenaga medis di Kepulauan Medan Sumatera Utara, Husein Bahar (23), warga Dusun Bulusan, Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri harus berurusan dengan pihak kepolisian. Bapak satu anak...»
Puluhan masyarakat berduyun-duyun menghampiri Hotel Adji Kediri. Mereka ingin melihat lebih dekat adu mulut antara pengelola yang keberatan hotel tersebut disegel dengan ketua kerukunan warga serta aparat kepolisian. (Rabu 21/9/11)» 

