Kota Kediri: Unas Hari Pertama “Amburadul”
Kediri (kedirijaya.com) – Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK Kota Kediri pada hari pertama berlangsung amburadul. Tiga sekolah mengalami pertukaran soal.
Masing-masing, dua kelas di SMA Pawyatan Dhaha, tiga kelas di SMAN 7, dan satu kelas di SMAN 6 Kota Kediri. ” Sampul soalnya biologi untuk kelas IPA, tetapi di dalamnya berisi geografi untuk kelas IPS,” kata Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Kediri Haridjono, Senin (18/4/11)
Ditambahkannya, karena pertukaran soal itu, pelaksanaan UN tertunda hingga satu jam. Dewan Pendidikan Kota Kediri langsung membuat surat rekomendasi agar Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Pendidikan setempat lebih siap dalam mengadakan UN.
” Kalau melihat kesalahannya, ini adalah tanggung jawab dari percetakan. Sebab, mereka adalah satu-satunya pihak yang berwenang memasukkan soal ke sampul,” terang Harijono.
Hal senada diungkapkan oleh Anggota Komisi C DPRD Yudi Ayubchan. Politikus Partai Demokrat itu prihatin dengan adanya kesalahan tersebut. Dia berharap dinas meningkatkan persiapkannya.
Sementara itu Jais salah satu pengawas guru SMA Pawyatan Dhaha Kediri mengatakan, siswa harus menunggu 1 jam untuk penundaan mengerjakan soal hingga waktu mundur sampai pukul 14.00
“kami tadi memang sempat membagikan soal ujian yang tertukar berupa mata pelajaran geografi yang seharusnya biologi, namun pihaknya berkeyakinan tidak akan ada soal geografi yang terbawa oleh siswa sehingga kerahasiannya terjaga,dan tadi pihak polresta kediri langsung melakukan pengecekan dan nantinya LJK serta akan dilakukan pengawalan usai UN untuk dibawa kemapolres Kediri Kota,”ungkapnya saat ditemui saat mengawasi ujian diruang 37 SMK setempat,Senin (18/4/11)
Hal senada dilontaskan elen siswa setempat, ada 2 ruang yang mengalami pertukaran soal dan harus mengerjakan mundur hingga pukul 14.00
“tadi sempat diundur ujiannya yang seharusnya pukul 11.00 hingga pukul 13.00 namun karena tertukar menjadi molor satu jam. Kondisi itu menimpa ruang 37 dan 41,”terangnya.(nb/mj)


Ngamprah (kedirijaya.com) – Peneliti Observatorium Bosscha Bandung, Jawa Barat, Deva Octavian menegaskan bahwa hari lebaran 2011 atau 1 syawal 1432 Hijriah akan jatuh pada 31 Agustus 2011. Penentuan itu merupakan hasil dari pengamatan dengan...» 


