Euro Phone, Ponsel Penerima Peringatan Bencana
Kedirijaya.com – Bencana gempa dan tsunami di Jepang Maret lalu membuat Komisi Eropa sedang mencari cara melindungi warga negaranya dari bencana. Salah satu caranya, mereka berencana meluncurkan proyek Telepon Euro berharga 50 Euro untuk peringatan bencana dan cuaca.
Komisi Eropa, institusi yang mewakili rakyat di Eropa meluncurkan proyek telepon Euro bernama Ponsel Euro, Ponsel ini akan memberitahukan bencana kepada warga Uni Eropa melalui akses jaringan Eropa. Ponsel GSM khusus ini akan otomatis menampilkan peringatan bencana di layar ponsel dimana pun berada.
Ponsel berharga 50 Euro ini selain sebagai alat komunikasi juga sebagai alarm bencana tanpa peduli jaringan dimana pun pengguna berada. Bila bencana terjadi di trans-Eropa seperti cuaca buruk dan kebakaran hutan dan ancaman nuklir, pengguna akan mendapat informasinya.
Proyek ini merupakan antisipasi Komisi Eropa untuk melindungi warganya terkait perkembangan tragis baru-baru ini di Jepang. “Warga Eropa akan mendapat peringatan cuaca atau bencana langsung di layar ponsel,” kata Robert-Jan Smits, Direktur Jenderal Komisi Uni Eropa Direktorat Jenderal Riset & Inovasi.
“Kami telah mengumpulkan informasi dalam suatu sistem terpusat info Uni Eropa tapi sejauh ini belum ada caranya untuk benar-benar menyampaikan peringatan langsung kepada masyarakat yang paling memerlukannya.” tambah Robert. Mereka berharap bahwa ponsel ini tidak hanya sebagau pengingat tetapi juga dapat digunakan sebagai rambu bahaya yang bekerja di frekuensi Search & Rescue, yang independen dari jaringan GSM.
Saat ini Komisi Eropa telah melakukan pemanggilan tender untuk pengembangan sistem operasi mobilenya.(mediatren/kj)


Kediri (kedirijaya.com) – Sebelum diresmikan Gelanggang Olah Raga (GOR) Jayabaya, pihak dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) meminta agar pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri mendirikan pos pantau, semacam pos Satpol PP disekitar are GOR, hal...»
Kediri (kedirijaya.com) – Pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Klotok, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri dinilai Walikota Kediri Samsul Ashar dikerjakan asal-asalan. Penyemprotan tumpukan sampah dengan bahan khusus yang seharusnya dilakukan seminggu...» 
