LKPJ Molor, Hambat Penganggaran
Kediri (kedirijaya.com) – Walikota Kediri Samsul Ashar dinilai lamban dalam menyerahkan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun angaran 2011. Dewan perwailan rakyat daerah (DPRD) setempat khawatir, dengan molornya LKPJ, maka akan menghambat proses penganggaran nantinya.
Ketua DPRD Kota Kediri Wara S. Renny Pramana mengatakan, jika berdasarkan jadwal, untuk pembahasan LKPJ Walikota akan dilaksanakan akhir bulan Maret ini. Namun, hingga kini laporan tersebut, tak kunjung diserahkan. “Harusnya bulan ini LKPJ sudah diserahkan dan mulai pembahasan, tapi hingga kini belum dikirim juga,” ujar Renny, Kamis (31/3/11).
Tak ingin agenda pembahasan berlarut-larut, pihaknya kembali mengirim surat ke Walikota Samsul Ashar.. Intinya, agar Walikota secepatnya mengirim draf LKPJ. Sehingga, kalangan dewan segera bisa membahasnya. ”Agenda dewan kebetulan cukup banyak, makanya biar bisa dibagi, jangan nanti terlalu mepet, akhirnya para anggota DPRD tidak sempat mempelajarinya,” ujarnya.
Wanita yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan ini menduga ada sedikit permasalahan dalam pihak eksekutif. Akhirnya, pembuatan laporan LKPJ jadi tertunda. “Kami menduga ada sedikit permasalahan, jadi pihak eksekutuf masih kesulitan membuat laporan LKPJ,” ungkapnya.
Selain itu, dikatakan Renny, dengan molornya pembahasan LKPJ, maka akan berdampak dalam penyusunan draf Perubahan anggaran keuangan (PAK) nanti. “Kalau kali ini molor, otomatis PAK nanti juga akan molor,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Bagian Humas Pemkot Kediri Tri Krisminarko belum bisa dimintai keterangan terkait molornya penyerahan LKPJ Walikota ini, ditemui diruang kerjanya, sedang tidak ada ditempat, begitu juga saat dihubungi melalui ponselnya, tidak ada jawaban.(ak/mj)



Kediri (kedirijaya.com) – Status tersangka yang sempat disandang Muhammad Mundir (32) diduga telah ‘dianulir’ Polres Kediri Kota. Sebab, mantan aktivis pergerakan mahasiswa asal Kabupaten Demak, Jawa Tengah itu sebelumnya ikut ditetapkan tersangka dalam kasus...» 

