Antisipasi Teror, Polisi Dibekali 3 Hari
Kediri (kedirijaya.com) – Menekan tindak kriminalitas ditingkat bawah dan mengantisipasi bentuk teror, Polres Kediri Kota membuka pembekalan dan pelatihan petugas Polisi Masyarakat (Polmas) dan Babinkamtibmas selama tiga hari di Universitas Kadiri (UNIK) Kediri.
Pada pembukaan tersebut dihadiri oleh Muspida Kota Kediri, ratusan personil kepolisian dari Polres Kediri Kota dan jajaran serta kepala kelurahan (Kakel) se-Kota Kediri dan masyarakat.
Kapolres Kediri Kota AKBP Mulya Hasudungan Ritonga dalam sambutannya mengatakan, polmas merupakan unsur kekuatan yang didalamnya adalah masyarakat. Masyarakat mempolisii dirinya sendiri.
“Harapannya adalah sistem keamanan yang dijaga oleh unsur bawah, yaitu masyarakat sendiri,” tandas AKBP MH. Ritongan.
Selama dua hari, imbuh Kapolres Kediri Kota, para peserta akan digelontor lima pelajaran dari kalangan kepolisian, dosen serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Bahan pembelajaran yang diberikan, paling utamanya adalah bagaimana membahas masalah sosial dan penyelesaian masalah itu sendiri.
“Program kami tahun ini adalah mengerahkan sebanyak 770 personil kepolisian ke kalangan masyarakat paling bawah. Apabila jumlah RT di Kota Kediri sebanyak 1.409, maka dapat dikalkulasi secara matematika bahwa satu polisi dapat mengcover 2 RT,” terang MH Ritonga.
Ditambahkan MH. Ritonga, apabila satu RT terdiri dari 80 Kepala Keluarga (KK), maka satu polisi harus menjangkau sebanyak 160 KK. “Setiap polisi harus mendatangi minimal 2 rumah masyarakat dalam setahunnya. Program ini akan kita evaluasi pada tahun 2012 mendatang,” katanya.
Dengan program polisi mendatangi rumah-rumah masyarakat tersebut, MH Ritonga, berharap permasalah keluarga dapat segera terpecahkan. Apalagi saat ini, Polres Kediri juga membuat program Wisma Kemitraan.
“Untuk pertama kita baru menyediakan satu rumah Wisma Kemitraan di Kecamatan Mojoroto. Disana setiap masyarakat boleh datang untuk melakukan dialog santai membahas masalah mereka. Apalagi, suatu masalah tersebut tidak dapat diselesaikan disana, maka bisa langsung diteruskan ke kepolisian, dan kita akan mengupayakan penyelesaiannya,” pungkasnya.(nb/mj)



Kediri (kedirijaya.com) – “Ini adalah pelajaran bagi semua siswa-siswi agar mentaati peraturan yang ada,” tandas Kepala Bidang Pendidikan Menengah Umum Disdik Kota Kediri Heri Siswanto saat menggelar inspeksi mendadak di SMK Al-Huda Kediri, Senin...»
Kediri (kedirijaya.com) – Ida Priyanto (28), pria pembuat mie ayam diamankan polisi. Dia terbukti “HO HO HI HE” alias menggauli pacarnya hingga tiga kali Ida tertangkap di tempat kerjanya, di Desa Sembak, Kecamatan Grogol,...» 

