Terpidana Narkoba Di Kediri Didominasi Residivis
Kediri (kedirijaya.com) – Sebanyak 50 persen dari jumlah total 108 terpidana kasus narkoba di kabupaten Kediri kini dilakoni oleh mantan pelaku kejahatan (residivis).
Para residivis ini kembali terjerembab ke dunia hitam, diduga karena faktor ekonomi maupun rendahnya tingkat hukuman.
Sejak tahun 2010 kemarin, hingga awal bulan ini, para terpidana narkoba telah divonis hukuman mulai dari satu tahun dan maksimal 2 tahun penjara oleh pengadilan Negeri.
Vonis hukuman yang dijatuhkan hakim ini berdasarkan pertimbangan tuntutan dari Jaksa penuntut umum.
Kepala Kejakaan Negeri Kabupaten Kediri, Nasril SH mengaku mengenai rendahnya tuntutan selama persidangan berlangsung ia membantahnya. Berita acara penuntutan yang ia buat sudah sesuai dengan perbuatan yang mereka lakukan. Jika terdakwa hanya sebagai korban maka akan mendapatkan sanksi ringan, namun jika diketahui sebagai bandar narkoba maka akan menerima sanksi yang berat.
“Kalau masalah putusan itu kewenangan hakim majelis, namun dari pihak kami sejauh ini penuntutan bagi para terdakwa sudah didasarkan pada ketentuan hukum yang berlaku,”terangnya
Sementara itu menurut Pakar Krimonologi Kota Kediri, Nur Baedah menjelaskan, sanksi hukuman dari aparat penegak hukum masih dirasa ringan oleh para pelaku. Untuk itu perlu adanya tambahan sanksi sosial yang bisa dilakukan oleh masyarakat, bentuk sanksi sosial tersebut, yakni memberi stigma buruk pada pelaku sehingga mereka benar-benar taubat.
Sekedar diketahui, Sesuai Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, sanksi yang diberlakukan bagi para pengedar narkoba minimal 4 tahun dan maksimal 10 tahun. Sedangkan pada Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Psikotropika para terdakwa tersebut diancam hingga 15 tahun penjara. (ra/mj)



Kedirijaya.com – Grup kecil suporter Malaysia siap mendukung perjuangan timnas Malaysia U-23 di Gelora Bung Karno, Jakarta, hari ini (21/11) menghadapi timnas Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah. Seperti yang dilansir oleh The Star,...»
(Sejarah Kerajaan Islam: Kerajaan Ternate dan Tidore) – Ternate merupakan kerajaan Islam di timur yang berdiri pada abad ke-13 dengan raja Zainal Abidin (1486-1500). Zainal Abidin adalah murid dari Sunan Giri di Kerajaan Demak....» 
