Carut Marut Seleksi Ketua Umum PSSI, Pengcab PSSI Kota Kediri Bersuara
Kediri (kedirijaya.com) – Proses seleksi bakal calon ketua umum PSSI yang kontradiktif, berdampak terhadap melorotnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap persepakbolaan Nasional. Tak hanya para bola mania, namun sejumlah pengurus cabang PSSI juga mendesak agar pemerintah turut campur dalam masalah ini. Bahkan Pengurus cabang PSSI Kota Kediri meminta agar Pemerintah membekukan pengurus PSSI sebagai induk organisasi sepakbola tanah air.
Ketua Pengurus Cabang PSSI Kediri, Barnadi mengemukakan, Permasalahan saat ini sudah darurat sehingga pemerintah harus cepat mengatasinya.
Banardi menegaskan, bila perlu pemerintah membekukan PSSI, meski nantinya dengan konsekuensi ajang sepakbola dalam Sea Games maupun pra piala dunia, Indonesia tidak akan dilibatkan. Dari titik awal itulah PSSI nantinya bisa menata administrasi kembali dan melakukan perubahan secara menyeluruh.
“pembekuan itu merupakan jalan baik sebagai konsekuensi untuk penataan administrasi secaramenyeluruh,”ungkapnya.
Barnadi yang juga Sekretaris umum PSSI itu menambahkan, pihaknya juga mendukung wacana pembentukan PSSI tandingan yang di kemukakan Wakil Ketua KONI Jawa Timur, Lanyala M Mataliti termasuk memboikot segala penyelenggaraan pertandingan sepak bola oleh PSSI.
Sekedar diketahui, Paska tidak lolosnya 2 bakal calon Ketua Umum PSSI Goerge Toisuta dan Arifin Panigoro, membuat bola mania geram. Akibatnya, aksi unjuk rasa terjadi di beberapa daerah dan meminta agar Nurdin tidak mencalonkan diri lagi.(ra/mj)


Kediri (kedirijaya.com) – Puluhan petugas Gabungan dari Polres Kediri Kota, Satpol PP Kota Kediri, dan Kodim 0809 kediri, Rabu malam menyisir sejumlah hotel dan tempat tempat hiburan. Razia bermula dari Hotel Adi Surya di...»
Kediri (kedirijaya.com) – Perjuangan para ibu-ibu wali murid SDN Banjaran 3 dalam memperjuangkan anaknya untuk mendapatkan pendidikan murah hingga mengadu ke DPRD Kota Kediri atas adanya “mafia Pendidikan”.Adanya konspirasi penerbit dengan pihak sekolah….kapan sekolah...» 
