Komite Pemilihan Harus Jujur dan Adil
Jakarta (kedirijaya.com) – Jelang pengumun nama-nama calon Ketua Umum PSSI, pemilik suara di daerah gelisah. Khawatir suara yang diusung tak terpilih, menjadi penyebabnya. Tim Verifikasi (Komite Pemilihan) diharapkan bekerja dengan jujur dan adil.
“Teman-teman di daerah yang memiliki suara gelisah. Pasalnya, menurut informasi yang masuk, ada nama calon yang akan diganjal. Karena itu, kami berharap, Komite Pemilihan menjalankan tugasnya dengan jujur, adil, dan mengacu pada statuta yang berlaku,” ujar Saleh Mukadar, di Jakarta, Jumat (18/2).
“Saya di sini sebagai penyambung lidah teman-teman di daerah. Mereka takut kalau calon yang diusung tak lolos verifikasi lantaran ada penjagalan. Kabar yang kami dapat, Goerge Toisutta dan Arifin Panigoro gagal lolos, lantaran dinilai tak memenuhi persyaratan sebagai orang yang berkecimpung dalam kegiatan sepak bola tanah air sekurangnya lima tahun,” tambah Saleh.
“Itu sangat tidak benar. Keduanya (Arifin dan Toisutta) punya pengalaman mengurus sepak bola. Pak Toisutta misalnya pernah menjadi pengurus di PSAD dan Arifin Liga Medco. Jadi, tidak ada alasan sebenarnya dari PSSI untuk mengganjal mereka,” jelas Saleh.
“Buat pengurus PSSI sekarang, apapun bisa menjadi halal untuk mendapatkan niatannya. Jadi wajar kalau kami khawatir. Tapi, kami berharap Komite Pemilihan mampu bekerja denga baik, adil, dan mau mendengarkan aspirasi masyarakat buat kemajuan serta perubahan sepak bola nasional,” tandas Saleh.
Hal senada juga disampaikan Ketua Pengprov PSSI, Sulawesi Utara, Syahrial D. Menurutnya, Komite Pemilihan harus bekerja adil dan jujur dalam menilai calon ketua umum. Semua harus terbuka, jangan ditutupi. “Harus terbuka pada publik, jangan sampai sama seperti saat kongres tahun lalu.”(bln/kj)



Tulungagung (kedirijaya.com)– Hingga Puluhan Kepala Keluarga (KK) yang berada tiga dusun/desa, yakni Blimbing, Sologiri dan Tanggung, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung masih terisolir. Sekitar 50 KK kesulitan keluar untuk melakukan aktivitas sehari-hari mereka. Pasalnya, akses...»
Kediri (kedirijaya.com) – Gara-gara tidak membawa paspor lengkap danberada di Kota Kediri seorang warga Negara asing dengan identitas bernama Jalaludin warga Jalan Selayang Utama, Batu Cawes Selangor Malaysia diamankan polres Kediri Kota dan kemudian...»
Kediri (kedirijaya.com) – Apabila anda akan melakukan mudin lebaran di wilayah Jawa Timur hendaknya berhati-hati. Dishub Jatim sudah mencatat 48 lokasi di 8 ruas jalan utama rawan terjadi kecelakaan. Kedelapan jalur itu yaitu, Surabaya-Lamongan-Tuban,...» 


