Tak lama lagi Kediri Jaya Online akan menampilkan berbagai informasi seperti: Informasi Hotel, Restoran, Layanan Umum, Artikel Pendidikan dan sebagainya. Jika anda memiliki kritik dan saran silahkan kirimkan ke (webmaster @ kedirijaya.com)

Tuntun Kasun Dicopot, Warga Kerahkan Massa


Kediri (kedirijaya.com) – Ratusan Warga Desa Gabru, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri menggeruduk balai desa setempat. Mereka menuntut agar Kepala Dusun Kasun Muchsin (55), segera dicopot dari jabatannya.

Aksi unjuk rasa ini adalah kali kedua, setelah aksi warga sebelumnya pada Selasa (18/1/11) belum terakomidir oleh pihak desa. Mereka mengecam lambatnya peran serta Kepala Desa Gabru Pujianto mengambil tindakan tegas.

Seperti diberitakan sebelumnya, para warga menutut agar Muchsin dicopot dari jabatannya karena diduga berselingkuh dengan Sunarsih (45), tetangganya. Bahkan, salah seorang warga sempat memergoki Muchin telangjang dan kabur dari rumah Sunarsih dengan menggayuh sepeda angin pada tengah malam.

Sugeng Pasono, koordinator aksi  menyayangkan sikap desa yang begitu lamban mengakomodir permintaan warga. “Kita minta agar Kasun segera diberhentikan dari jabatannya,” teriak Sugeng Pasono saat aksi, Rabu (26/1/11)pagi.

Tidak tanggung-tanggung, dalam aksi unjuk rasa itu warga mengerahkan, dua unit sound sistem jumbo yang diangkut dengan dua mobil jenis pickup. Namun demikian, tidak satupun terlihat spanduk menghiasi aksi yang sempat menjadi tontonan warga itu.

Setelah beberapa lama menggelar orasinya, pihak desa yang diwakili langsung oleh Kades Gabru Pujianto menemui massa dan mengatakan bahwa Kasun yang bersangkutan telah mengundurkan diri.

Setelah adanya negosiasi antar pengunjukrasa dan pihak desa, massa yang didominasi oleh para kawula muda desa setempat tersebut dengan teratur membubarkan diri. Meskipun dengan kekecewaan karena kasun yang bersangkutan tidak muncul dalam aksi tersebut.

Agung Pasena, warga lain mengaku khawatir, kasus tersebut dapat dipermainan. Oleh sebab itu, ia dan warga akan terus mengawalnya. Warga juga menuntut dan mendesak agar pihak desa segera mengeluarkan Surat Ketetapan (SK) pemberhentian.

Dalam aksi tersebut, sekitar 90 personil anggota Polsek Gurah diturunkan untuk berjaga-jaga. Kasat Samapta Polres Kediri AKP.Sudiono mengaku, siap mengawal ancaman aksi unjuk rasa susulan.(nb/mj)



» Featured

» Populer

Perdayai Kasir, Perampok Gasak Uang Rp 8...

Perdayai Kasir, Perampok Gasak Uang Rp 80 Juta Blitar (kedirijaya.com) – Aksi perampokan dengan pelaku tunggal menimpa Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Adiyatra Bersama di Jl Mastrip No 80 Kota Blitar. Pelaku yang sebelumnya berkedok sebagai seorang nasabah berhasil menggasak uang tunai Rp...» more..

Sita Jaminan Gagal

Sita Jaminan Gagal Kediri (kedirijaya.com) – Penyitaan jaminan atas lahan dan bangunan rumah mantan Ketua Pengadilan Negeri Tuban (almarhum) Soekelan, yang berada di Jalan Kawi No 7, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri oleh petugas juru sita Pengadilan Agama...» more..

» Populer

Dalmas Anti Demo Polres Kediri Kota Disi...

Dalmas Anti Demo Polres Kediri Kota Disiagakan Kediri (kedirijaya.com) – Polres Kediri kota kini berkoodinasi dengan satuan brimob untuk menyiapkan pasukan pengendali massa yang humanis. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi maraknya demo yang sering berujung kekerasan terahadap masyarakat sipil. Terkait...» more..

Diduga Pelaku Curanmor, Tewas Ditepi Sun...

pencuri Nganjuk (kedirijaya.com) – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di tepi sungai, Desa Sumberpetung, Desa Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Guna proses outopsi, mayat yang diketahui ada luka tembak itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit...» more..