Tak lama lagi Kediri Jaya Online akan menampilkan berbagai informasi seperti: Informasi Hotel, Restoran, Layanan Umum, Artikel Pendidikan dan sebagainya. Jika anda memiliki kritik dan saran silahkan kirimkan ke (webmaster @ kedirijaya.com)

Atasi Banjir, Bangun Gorong-gorong Senilai Ratusan Juta


Kediri (kedirijaya.com) – Guna meminimalisasi terjadinya banjir atau genangan ketika hujan mengguyur Kota Kediri. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kediri membangun gorong-gorong yang tujuannya bisa membuang air dari dalam Kota langsung ke sungai Brantas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kediri Kasenan mengaku memang dengan adanya pembangunan gorong-gorong tersebut memang sedikit mengganggu kendaraan yang lewat. “Memang masih dilakukan perbaikan, ya harus sabar,” ujarnya, Senin (13/12/10) kemarin.

Untuk anggaran sendiri dikatakan Kasenan  membeutuhkan anggaran dari APBD 2010 sebesar Rp 160 juta untuk pembagun gorong-gorong di dua titik. Yakni didepan Gedung Nasional Indonesia (GNI) dan utaranya yang berjarak sekitar 100 meter. “Anggarannya tidak banyak kok,” ujarnya.

Spesifikasi goro  ng-gorong sendiri, dikatakan Kasenan, mempunyai panjang 12 meter, dengan diameter 1,2 meter. Sementara untuk ketinggian gorong-gorong mencapai 1 meter. “Dua titik gorong-gorong tersebut, spesifikasinya sama,” jelasnya.

Dengan dibangunkannya gorong-gorong yang langsung dibuang ke alira Sungai Brantas tersebut, dia berharap, permasalahan banjir yang selama ini sering terjadi, bisa terselesaikan. “Mudah-mudahan, ketika diguyur hujan lebat, tidak ditemukan lagi genangan air di beberapa sudut kota,” harapnya.

Dia menambahkan, akhir bulan Desember, semua pengerjaan proyek gorong-gorong yang berada di Jalan Mayjend Sungkono tersebut sudah selesai. “Akhir bulan ini sudah selesai kok, jadi kami minta kesadaran para pengguna jalan jika sedikit terganggu,” ujarnya.

Pembangunan Gorong-gorong tersebut juga sempat membuat jalur propinsi yang  berada di Jalan Mayjend Sungkono mengalami kemacetan. Pasalnya jalan yang digunakan untuk jalur dua arah tersebut, kini harus bergantian.

Sekadar diketahui, jika hujan lebat mengguyur Kota Kediri lebih dari tiga jam, maka di beberapa sudut Kota akan benyak ditemukan genanga air. Bahkan beberapa waktu yang lalu, sempat terjdi banjir yang masuk kerumah warga.

Sementara itu, wakil ketua Komisi C DPRD Kota Kediri Muzer Zaidib mengatakan, jika memang itu proyek PU, dan diketahui mengganggu para pengguna jalan, maka harus secepatnya diselesaikan. “Kalau memag itu satu-satunya cara, PU harus secepatnya menyelesaikan, jangan  terlalu lama pengerjaannya,” pinta Muzer yang juga mengaku merasa terganggu dengan adanya pembangunaan gorong-gorong tersebut.(ak/mj)



» Featured

» Populer

Paket Mencurigakan Depan Bank Jatim Kedi...

Paket Mencurigakan Depan Bank Jatim Kediri Akan Diledakkan Kediri (kedirijaya.com) - Adanya informasi paket mencurigakan didepan Bank Jatim Kediri yang berkantor disebelah selatan jalan Bank Indonesia Kediri  akhirnya direspon cepat oleh pihak Kepolisian Resor Kediri Kota. Tim Detasemen C Kompi Satu Satbrimobda Polda...» more..

Polisi Tembak Jambret yang Berusaha Kabu...

Polisi Tembak Jambret yang Berusaha Kabur Kediri (kedirijaya.com) – Residivis kambuhan,  Bimo Eko Riyanto (19) atau akrab dipanggil Ryan, warga lingkungan Premanan Kelurahan Pesantren Kecamatan Pesantren Kota Kediri, ditembak polisi. Pasalnya, pelaku berusaha melarikan diri saat diajak menunjukan tempat pembuangan...» more..

» Populer

Dikira PSK,Disekap DiPanti

Dikira PSK,Disekap DiPanti Kediri (kedirijaya.com) -- Keluarga Opitin (24) wanita yang disekap di Panti Rehabilitasi Wanita Kediri karena gara-gara dikira Pekerja Seks Komersial (PSK)  cemas. Mereka khawatir keselamatan Opitin. Sebab, selama di panti, wanita asal Dukuh Grobokan,...» more..

Penderita Nephrotic Syndrom Tak Terima J...

Penderita Nephrotic Syndrom Tak Terima Jamkesmas Kediri (kedirijaya.com) – Dewan Kesehatan Rakyat ( DKR) Jawa Timur temukan penderita penyakit sejenis jantung hingga tubuhnya membengkak. Kondisi itu dialamiSefi Kartiko (6), bocah taman kanak-kanak (TK) asal Dusun Kaplingan, Desa Kandat, Kabupaten Kediri....» more..