Melahirkan Saat Mengikuti Tes CPNSD
Kediri (kedirijaya.com) - Nila Candra (25), peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kabupaten Kediri yang melahirkan anak perempuan saat mengerjakan soal kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Anak Kasih Bunda Pare, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Nila melahirkan diluar prediksi dokter.
Peserta tes asal Desa Payaman, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri itu mengikuti tes di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pare I Kabupaten Kediri.
“Sesuai prediksi dokter ia melahirkan tanggal 24 nanti. Tetapi, malah melahirkan lebih awal. Tidak ada masalah, yang penting ibu dan bayinya sehat,” kata Setihadi, mertua Nila, Minggu (12/12/10) kemarin.
Doni selaku panitia penerimaan CPNS Kabupaten Kediri mengaku, sudah menawarkan kepada keluarga untuk melanjutkan tes CPNS. Nila sendiri mengambil tes untuk bagian penyusunan program dan evaluasi.
Bahkan, suami Nila sendiri, juga menawarkan untuk mengikuti tes tersebut. Namun, karena kondisi fisiknya yang sudah lemah setelah melahirkan, akhirnya ia memutuskan tidak melanjutkan tes CPNS.
Tes CPNS di Kabupaten Kediri diikuti oleh 4.936 peserta. Mereka adalah peserta yang lolos verifikasi, sesuai dengan jurusan dan pilihan yang diikuti. Panitia penerimaan CPNS menyediakan 254 ruang kelas untuk keperluan tes berada di Kecamatan Pare.
Beberapa sekolah itu antara lain SMAN 2 Pare, SDN Pare I, serta beberapa sekolah lainnya. Dalam tes, panitia melibatkan 254 guru sekolah negeri untuk mendampingi dan mengawasi pelaksanaan tes agar terhindar dari kecurangan.
Jumlah formasi CPNS Kabupaten Kediri sendiri sebanyak 221 kursi. Tes diikuti oleh 4.936 dari berbagai formasi yang ada. (nb/mj)




Kediri (kedirijaya.com) – Sugiyanto (47) warga Karangrejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri ditangkap polisi saat meladeni tombokan judi togel di warung miliknya di kelurahan Dandangan Kota Kediri. Penangkapan tersangka bermula dari informasi masyarakat bahwa pelaku...»
Kediri (kedirijaya.com) – Adanya indikasi tidak menjalankan prosedur pembangunan mega proyek Jembatan Brawijaya dengan tidak adanya persetujuan dari DPRD, membuat aktivis Mahassiswa Indonesia Justice Society (IJS) meminta klarifikasi ke Wali Kota Kediri Samsul Ashar....»
Kediri (kedirijaya.com) – Sekitar 21 siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gadungan IV, Dusun Tondomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri mengalami keracunan, usai mengkonsumsi susu bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri. Mereka mengeluhkan sakit...» 
