Tak lama lagi Kediri Jaya Online akan menampilkan berbagai informasi seperti: Informasi Hotel, Restoran, Layanan Umum, Artikel Pendidikan dan sebagainya. Jika anda memiliki kritik dan saran silahkan kirimkan ke (webmaster @ kedirijaya.com)

Gambiran II Akan Mendapat Dana Segar Rp. 33,5 Milliar


Kediri (kedirijaya.com)Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri kembali akan menggerojok dana sebesar Rp 33,6 milliar untuk proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran II yang menempati lahan eks tanah kas Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Dana segar tersebut berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai (DBHC) tahun 2010.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Kediri Rahmad Hari Basuki mengungkapkan, plafon DBHC tahun ini sebesar Rp 42 milliar. “Untuk rumah sakit sekitar 70-80 persennya,” kata Rahmad Hari Basuki, Kamis (2/12/10).

Sedangkan sisanya yaitu sebesar 20 persen akan diberikan kepada masing-masing Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Pemkot Kediri.

“Misalnya di Dinas Sosial Tenaga Kerja. Mereka menggunakan dana itu untuk pelatihan masyarakat yang menganggur dan bantuan modal. Khususnya bagi mereka yang tinggal di sekitar pabrik rokok dan terkena dampaknya,” terang Rahmad Hari Basuki.

Asupan dana sebesar Rp 33,6 miliar dari DBHC tahun 2011 tersebut sepertinya masih kurang. Sebab, Asiten Administrasi Pembangunan Budi Siswanto dalam pernyataan sebelumnya mengaku, kebutuhan proyek RSUD Gambiran II pada tahun yang akan datang sebsar Rp 39 milliar

Perlu diketahui, berdasarkan pada keputusan walikota Kediri Nomor 600 tahun 2009 tanggal 14 Juli 2009 tentang pembangunan RSUD Gambiran II Kediri berlangsung secara multiyears selama empat tahun. Anggaran total yang digunakan sebesar Rp 234 milliar.

Rinciannya sebagai berikut, pada tahun 2009 dianggarkan Rp 19 miliar, tahun 2010 sebesar Rp 38 miliar.

Proyek pembangunan RSUD Gambiran II Kediri tersebut sempat mendapatkan protes dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Peduli. Ketua LSM Tjetjep Mohammad Yasien mengaku telah melaporkan proyek itu ke Satuan Tugas (SATGAS) Mafia Hukum Jakarta.

Tjetjep menyebut ada sejumlah persoalan yang ‘menyelimuti’ proses pembangunan rumah sakit untuk para korban dampak asap rokok di Kota Tahu itu. Diantaranya, proses perijinan prinsip yang belum selesai, proses pengerjaan yang tidak melibatkan tim idependent, dan penempatan lokasi bangunan di daerah tidak jauh dari Saluran Udara Tegangan Ektra Tinggi (SUTET)

Karena lahannya RSUD Gambiran II Kediri di lokasi yang dekat dengan SUTET maka dianggap sangat kontraproduktif. Sebab, apabila ada pasien yang datang ke rumah sakit untuk mencari kesembuhan, nantinya dikhawatirkan malah akan memperoleh penyakit yang baru.(nb/mj)



» Featured

» Populer

Tim Resmob, Bongkar Sindikat Pengedar Up...

Tim Resmob, Bongkar Sindikat Pengedar Upal Luar Negeri Kediri (kedirijaya.com) - 4 Orang Sindikat pengedar uang palsu (UPAL) berhasil ditangkap 6 Anggota Tim Reserse Mobil (RESMOB) Polres Kediri Kota. 6 jenis Mata uang dari luar negeri seperti, Dollar Amerika, Peru, Brasil, Jerman,...» more..

Rp 1,08 Miliar Untuk Reses DPRD Kota Ked...

Rp 1,08 Miliar Untuk Reses DPRD Kota Kediri Kediri (kedirijaya.com) – Anggaran yang akan digunakan dalam masa reses untuk kalangan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kota Kediri tahun 2010 ini tidak akan ada kenaikan maupun penurunan dari anggaran sebelumnya. Yakni mencapai Rp...» more..

» Populer

Jasa Tirta “Desak” Satpol Se...

Jasa Tirta “Desak” Satpol Segera Bersihkan Penambang Dan Warung Kediri (kedirijaya.com) – Jasa Tirta minta Penertiban yang dilakukan tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kediri dan Kepolisian bersama DTRKP terus berlanjut.Kondisi itu mengingat dalam waktu dekat dipogramkan DAS Brantas wilayah tersebut...» more..

4 Gejala Menopause Pada Pria

4 Gejala Menopause Pada Pria (4 Gejala Menopause Pada Pria) – Setiap wanita akan mengalami menopause yang ditandai dengan berakhirnya aliran hormon estrogen di dalam tubuhnya. Biasanya, gejala menopause pada wanita mudah dikenali dengan adanya jeda permanen dalam siklus...» more..