Tak lama lagi Kediri Jaya Online akan menampilkan berbagai informasi seperti: Informasi Hotel, Restoran, Layanan Umum, Artikel Pendidikan dan sebagainya. Jika anda memiliki kritik dan saran silahkan kirimkan ke (webmaster @ kedirijaya.com)

Terancam Dipangkas : Persik Kediri Minta-minta


Kediri (kedirijaya.com) – Minimnya kompetisi regular pada akhir tahun 2010 ini, membuat tim anggaran berencana kembali memangkas anggaran hibah yang diperuntukkan klub sepak bola asal Kota Kediri tersebut.

“Dalam anggaran PAK kemarin kan belum digunakan, mengingat kompetisi belum bergulir, kenapa dalam 2011 kembali mengajukan,” tanya ketua Badan Anggaran (Banggar) Wara S. Renny Pramana.

Dalam penyusunan dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD 2011 serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) anggaran hibah yang didalamnya juga diperuntukkan Persik, pihak Pemkot mengajukan Rp 15 miliar. “Saat ini tim anggaran masih membahasnya, kalau memang rinciannya tidak jelas, jelas akan kami pangkas, seperti yang dilakukan dalam PAK kemarin,” ujarnya.

Dalam PAK kemarin, dijelaskan Renny yang juga Ketua DPRD Kota Kediri ini, KONI mendapatkan Rp 10 miliar, dengan rincian KONI 2,5 miliar, Persik mendapatkan Rp 8,5 miliar. Setelah dilakukan pembagasan, akhirnya tim anggaran memutuskan agar Persik hanya mendapatkan Rp 7 miliar. “Waktu itu kami berani memangkas hingga Rp 1 miliar, sudah pasti kali ini juga akan kami lakukan,” ungkapnya.

Selain itu, dikatakan wanita yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri ini, pemangkasan anggaran tersebut juga didasarkan turunnya kasta dari Liga Indonesia Super ke devisi utama. “Dulu-dulunya wajar anggaran hibah untuk Persik begitu besar, karena masuk kasta liga paling tinggi di Indonesia , tapi sekarang kan turun, jadi belum tentu kami menyetujui anggaran yang diajukan itu,” ujarnya.

Renny menambahkan, pemangkasan tersebut dinilai sudah sangat wajar, mengingat kebutuhan di liga devisi utama lebih ringan dibandingkan dengan liga super. “Biaya belanja pemain juga lebih ringan,” ujarnya.

Pembahasan KUA PPAS, dikatakan Renny sedang berlangsung di Solo mulai Senin (8/11/10) hingga terakhir Kamis (11/11/10). “Hari ini terakhir dilakukan pembahasan, setelah selesai baru kita paparkan,” jelasnya.

Untuk diketahui, dana sebesar Rp 15 miliar itu adalah dana hibah total yang akan diberikan Pemkot Kediri dalam APBD 2011 nanti. Sesuai KUA PPAS, hibah tersebut akan disalurkan ke tiga pihak. Yakni KONI Kota Kediri, lembaga pendidikan Poltek dan organisasi kemasyarakatan (Ormas). (ak/mj)



» Featured

» Populer

Payung Hukum Menghambat Pencairan Dana U...

Payung Hukum Menghambat Pencairan Dana UMKM Rp 6 M Kediri (kedirijaya.com) – Peningkatan sektor ekonomi khususnya yang mengunakan dana untuk keperluan permodalan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) setiap tahunnya memperoleh porsi istimewa dalam setiap penganggarannya, baik pada APBD Kota Kediri dan PAK ,...» more..

Banjir Trenggalek, Satu Persatu Korban J...

Banjir Trenggalek, Satu Persatu Korban Jiwa di Temukan Kediri (kedirijaya.com) - Setelah melakukan pencarian semalam, tim SAR akhirnya menemukan 4 korban banjir bandang di Kabupaten Trenggalek yang hilang. Kedua korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di bawah reruntuhan rumah korban. Saat hendak...» more..

» Populer

Muncul Pasar Modern, PKL “Biang...

Muncul Pasar Modern, PKL “Biang” Kemacetan Ditertibkan Kediri(kedirijaya.com) - Petugas Satpol PP Kota Kediri menertibkan puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di jalan protokol Kota Kediri. Petugas memaksa pedagang untuk masuk diatas trotoar untuk menjajakan jualannya guna menghindari kemacetan. Meski...» more..

Proyek Gambiran II Kediri Salahi Kepres ...

Proyek Gambiran II Kediri Salahi Kepres 80/2003 Kediri (kedirijaya.com) – Megaproyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran II Kediri yang berada di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Kota Kediri dinilai menyalahi keputusan presiden (kepres) nomo 80 tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan...» more..