“Pemborosan”, Rp. 50 Juta Untuk Kliping
Kediri (kedirijaya.com) – Dewan menilai anggaran untuk Kliping media cetak sebesar Rp.50 Juta yang dianggarkan dari sumber dana APBD Pemerintah Kota Kediri dinilai pemborosan. Kondisi itu sangat disayangkan bila anggaran itu benar-benar hanya untuk mengkliping (menyusun) berita media cetak yang memuat beberapa kegiatan sosialisasi Eksekutif (Pemkot) Kediri.
Yudi Ayubchan Ketua fraksi Demokrat DPRD Kota Kediri mengatakan, dana sebesar itu sebenarnya tidak realitis hanya untuk kliping beberapa kegiatan sosialisasi pemerintah kota Kediri dimedia cetak, sebab jika pos anggaran itu menyendiri untuk Fakturnya. Anggaran sebesar itu tidak realistis terlalu banyak. Namun jika nanti fakturnya digabung dengan ATK (Alat Tulis Kantor) berarti pos anggaran itu perlu dilihat dulu dalam RKAnya.
“Kalau memang itu tersendiri dibagian Humas Pemerintah Daerah Kota Kediri anggaran sebesar itu terlalu tinggi alias tidak realistis, tapi apakah faktur (pemesanan) menyatu dengan ATK atau Alat tulis Kantor sehingga perlu dilihat terlebih dahulu,”terangnya (14/10/10).
Sementara itu Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Kediri, Nur Muhyar saat dikonfirmasi mengaku, tidak menyalahkan bahwa anggaran sebesar Rp.50 Juta itu untuk Kliping Media Cetak (Koran) sebab kondisi itu sudah tertuang dalam APBD sehingga tinggal menjalankan saja.
“Sudah dituangkan dalam APBD mas, memang anggarannya sebesar itu, anda mungkin juga memiliki atu telah mempelajari Buku APBD,”ungkapnya.
Nur Muhyar menegaskan, anggaran itu digunakan untuk dalam kurun waktu satu tahun bukan setiap bulan. (+++/mj)


Kediri (kedirijaya.com) – Pelatih Persija Jakarta Benny Dolo berharap tidak ada insiden aneh lagi di Stadion Brawijaya ketika tim besutannya menghadapi Persik Kediri dalam pertandingan leg kedua Delapan Besar Piala Indonesia 2010 hari ini....» 

