Jarang Masak Pemicu Deflasi, Inflasi Tertinggi Sumenep
Kediri (kedirijaya.com) – Pada bulan September tahun 2010 di Kota Kediri terjadi inflasi 0,69 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 121,92. Dari tujuh kota di Jawa Timur yang dihitung sebagai penimbang IHK-Inflasi Nasional semuanya mengalami inflasi tanpa terkecuali. Inflasi tertinggi terjadi di Sumenep 0,97 persen sedangkan terendah Malang 0,05 persen.
Dari tujuh kelompok pengeluaran; enam kelompok mengalami inflasi (Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 3,67 persen, Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 0,34 persen, Sandang 0,76 persen, Kesehatan 0,04 persen, Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 1,38 persen dan Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 2,06 persen) dan hanya satu kelompok mengalami deflasi yaitu Bahan Makanan 2,15 persen.
Inflasi sebesar 0,69 persen pada September 2010 mengakibatkan terjadinya inflasi ”tahun kalender” mencapai 4,88 persen dan inflasi periode ”year on year” mencapai 5,51 persen.
Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan September 2010 secara umum menunjukkan adanya kenaikan harga. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Kota Kediri dengan menggunakan penghitungan tahun dasar, tahun 2007 (2007 = 100), pada bulan September 2010 terjadi inflasi 0,69 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 121,08 pada bulan Agustus 2010 menjadi 121,92 pada bulan September 2010.
Inflasi 0,69 persen pada September 2010 mengakibatkan terjadinya inflasi ”tahun kalender” mencapai 4,88 persen dan inflasi periode ”year on year” mencapai 5,51 persen (IHK September 2010 dibanding IHK September 2009).
Dari tujuh kelompok pengeluaran; enam kelompok mengalami inflasi (Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 3,67 persen, Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 0,34 persen, Sandang 0,76 persen, Kesehatan 0,04 persen, Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 1,38 persen dan Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 2,06 persen) dan hanya satu kelompok mengalami deflasi yaitu Bahan Makanan 2,15 persen.
Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga yang menyebabkan terjadinya inflasi pada bulan September 2010 antara lain; Mie Goreng, Gado-Gado, Nasi Campur, Soto, Sate, Ikan Lele, Jeruk, Kacang Panjang, Tarip Angkutan Bis Antar Kota dan Tarip Angkutan Kereta Api kelas Ekskutif.
Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga pada bulan September Tahun 2010 yang dapat menghambat inflasi antara lain; Cabe Rawit, Cabe Merah, Terong Panjang, Tomat Sayur, Sawi Hijau, Kentang, Wortel, Gula Pasir, Beras dan Telur Ayam Ras.
Terbentuknya inflasi 0,69 persen disumbang oleh kelompok Bahan Makanan sebesar -0,5362 persen, kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau 0,6347 persen, kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar 0,0771 persen, kelompok Sandang 0,0397 persen, kelompok Kesehatan 0,0018 persen, kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga 0,1071 persen dan kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan 0,3706 persen. (bps/mj)


Kediri (kedirijaya.com) – Misadi (28) pemuda asal Karanganyar, Kabupaten Blitar ditangkap polisi usai membawa sepeda motor hasil curian saat apel alias pergi ke rumah kekasihnya. Pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan itu diamankan...»
Kediri (kedirijaya,com) – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Surya Mitra Husada Kediri Jalan Manila 37, Lingkungan Sumberbence, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri mendesak kampus memasang Air conditioning (AC) pada setiap kelas. Tuntutan...»
Kediri (kedirijaya.com) – Gara-gara diketahui mencuri kotak amal, Nurkolis (49) meregang nyawa usai digebuki warga beramai-ramai. Pria asal Kelurahan Ngadisimo Utara, Kecamatan Kota Kediri itu kepergok warga ketika berusaha mengambil uang di dalam kotak...» 
