BKD Kota Kediri Perkecil Pengiriman Data Honda

Kediri (kedirijaya.com) – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kediri akhirnya hanya mengirimkan 114 tenaga honorer daerah (Honda), tidak jadi 156 seperti yang diberitakan sebelumnya. Pasalnya setelah dilakukan revisi, 42 diantaranya tidak memenuhi persyaratan.

Kepala bagian mutasi BKD Kota Kediri Samsu Erianto mengatakan, sebelumnya memang ada 156 nama yang masuk ke BKD, tapi setelah direvisi banyak yang kurang memenuhi persyaratan. “Banyak yang kurang memenuhi persyaratan, akhirnya mereka tidak bias kami ajukan ke BKN,” ujarnya, Selasa (31/8/2010).

Dari 114 tenaga Honda tersbeut, dikatakan Samsu, tidak ada dari instansi lain, semua berasal dari Dinas Pendidikan, yang statusnya Pegawai tidak tetap/Guru tidak tetap (PTT/GTT). Dengan rincian 17 tenaga GTT dan 97 tenaga PTT. “Honda dari dinas lain tidak ada yang masuk,” jelasnya.

Sekadar diketahui, data sebelumnya, BKD Kota Kediri berencana mengusulkan 156 tenaga Honda yang berasal dari Dinas Pendidikan 140 orang, Dinas Tata ruang kebersihan dan pertamanan (DTRKP) 11 orang, Dinas Perhubungan 3 orang dan Dinas perindustrian dan perdagangan 2 orang.

Namun demikian, 114 tenaga Honda tersebut bukan berarti langsung masuk database, melainkan akan ada seleksi lebih lanjut dari pusat. “Nanti masih akan ada tim verifikasi dari pusat langsung untuk mengecek data yang kami ajukan ini, jadi dari 114 nama-nama tersebut belum tentu lolos,” ujarnya.

Sementara itu, Andik Budianto (29) salah satu PTT yang masuk untuk diusulkan ke BKN mengaku bahagia, penantian selama 9 tahun untuk bias diangkat menjadi CPNS akhirnya dapat terwujud. “Mungkin ini surga didunia saya, karena sudah sejak 2001 saya menunggu belum juga diangkat-angkat,” ujarnya.

Meski belum jelas dirinya akan diangkat menjadi PNS, karena sifatnya hanya usulan, namun pegawai Satpam dari SMPN 8 Kediri ini mengaku bangga. Ternyata data nama dirinya masih ada. “Saya sempat putus asa, tapi setelah kemudian mendapat kabar akan ada pendataan lagi, saya kembali semangat,” ujarnya. (ar/nb)

Berita menarik lain:

Pos Kediri Bongkar Paket Kiriman

Kediri (kedirijaya.com) – Maraknya aksi teror pengiriman paket bom, membuat sejumlah jasa pengiriman dan pos pengiriman resmi alias  Kantor Pos  melakukan sejumlah antisipasi , pihak kantor pos besar Kediri...

Jamkesda Dan Pendanaannya Yang Masih Belum Maksimal

Kedirijaya.com – Mulai awal tahun hingga beberapa bulan ini di Jawa-timur sangat gencar dibicarakan bahwa jamkesda mengalami kekurangan dana dan mempunyai tunggakan di rumah-sakit milik pemerintah serta perlu sekali...

Korban Pencabulan Ayah Tiri Terdaftar UN

Kediri (kedirijaya.com) —Masa depan siswi korban pencabulan ayah tiri masih belum jelas. Pihak sekolah sudah mendaftarkan siswi sebagai peserta ujian nasional tetapi belum berani menjamin keikutsertaan siswi karena sedang...

Judi Di Warung, 5 Warga Kandat Masuk Penjara

Kediri (kedirijaya.com) – Karena terlibat kasus perjudian remi, 5 warga Desa Ringinsari Kecamatan kandat kabupaten kediri diciduk petugas Polsek Kandat,Rabu (16/5/12). Masing-masing Munjiat (55),Sodiyatno (55) , Sumaji (48) dan...
.

Ads