Street Punk Datangkan Massa Lebih Besar di Kediri
Kediri (kedirijaya.com) – Sebagai rasa kekecewaan atas unjuk rasa oleh puluhan anak Punk kepada Satpol. PP Kota Kediri, beberapa waktu lalu, Punk Kota Kediri yang tergabung dalam Street Punk Kediri merencanakan akan menggelar demonstrasi lagi. Bahkan aksi tersebut rencananya akan menghadirkan punk se Indonesia serta luar negeri.
Sebagaimana kabar yang didapat dari sebuah sumber di kepolisian, komunitas yang dikenal eksentrik tersebut sudah mengirim surat pemberitahuan kepada pihak berwajib. Sedangkan rencana waktu pelaksanaanya adalah setelah lebaran usai. “ Setelah lebaran punk akan nglurug Kediri”, ujar sumber tersebut.
Tidak mengeherankan jika itu benar terjadi, sebab, dalam aksi terakhir yang mereka lakukan di depan halaman balaikota Kediri beberapa waktu lalu, tidak ada kata sepakat, bahkan terkesan saling panas-panasan.
Waktu itu, street Punk menuntut keadilan atas tindakan Pol.PP yang telah menangkap 3 rekan mereka sebelumnya. Dari penangkapan tersebut, 3 orang tersebut digunduli dan beberapa pakaian dilucuti. Hal tersebut kontan membuat marah komunitas Punk yang merasa harga dirinya terinjak-injak.
Sementara, Satpol.PP yang menyikapi tuntutan tersebut terlihat tegas menolak semuanya. Pasukan pengawal perda tersebut berdalih bahwa apa yang mereka lakukan berdasarkan banyaknya laporan yang masuk dari masyarakat. Kasatpol PP, M.Ivantoro waktu itu mengatakan bahwa banyak dari masyrakat yang mengaku menjadi korban dari para Punk.
Terpisah, Kepala Satpol.PP Kota Kediri, M.Ivantoro yang dikonfirmasi terkait adanya rencana aksi yang akan dilakukan oleh street Punk mengatakan, bahwa hal tersebut adalah hak warga negara. “menyampaikan aspiarasi adalah hak warga negara. Kalau meraka mau datang ya silahkan”, ujar M.Ivantoro, Senin (23/8/10) kemarin.
Namun demikian, pejabat pengganti Yoyok Susetyo ini menambahkan, bahwa Kota Kediri adalah Kota yang sudah kondusif. Jadi, kedatangan mereka juga harus dalam kedaaan santun, baik pakain maupun perbuatan.
“Namun mereka juga harus menghormati orang Kediri. Datang kesini harus bertingkah sopan dan santun”, imbuhnya.
Sementara ketika disinggung tentang jumlah punk yang besar jika dibandingkan dengan jumlah anggota Pol.PP yang hanya 90 orang. M.Ivantoro mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja. “Bukan menjadi kekhawatiran buat kami. Sepanjang ada keyakinan bahwa yang kami lakukan adalah sesuai koridor hukum”, pungkasnya.(ndoel/mj)



Jakarta (kedirijaya.com) – Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, meminta seluruh umat Islam, khususnya Nahdliyin agar menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan benar. Sebagaimana diberitakan nu.or.id, Kang Said, demikian Kiai Said biasa...»
Kediri (kedirijaya.com) – Spesialis pembobol lapak dan ruko non permanent diareal wisata goa selomangleng diamankan warga dan dijebloskan keruang tahanan mapolsek kota mojoroto. Masing-masing Taufik (15) dan Affan (17) keduanya warga desa Kwadungan Kecamatan...»
Kediri (kedirijaya.com) – Sebanyak 655 pasukan Tentara nasional indonesia (TNI) dari batalyon infanteri (Yonif) 521 Kediri resmi diberangkatkan ke tanah Papua untuk menjaga perbatasan. Rencananya, prajurit Macan Kumbang ini akan bertugas selama delapan bulan...» 
