Stok Darah Ramadhan Menipis
Kediri (kedirijaya.com) – Persediaan darah di Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Cabang Kota Kediri semakin kritis. Hal ini terjadi karena minimnya kesediaan masyarakat yang rela mendonorkan darahnya.
Memasuki hari kedua ramadan, tercatat hanya enam pendonor. Padahal, permintaan darah dalam satu harinya mencapai 20 hingga 40 orang atau sebanyak 80 kantong. (Permintaan darah untuk satu orang mencapai dua kantong darah, red)
Plt Kepala UTD PMI Caban Kota Kediri dr Ira Widyastuti mengatakan, pihaknya berupaya menggenjot persediaan darah dengan melakukan safari donor darah.
“Kami mengantisipasinya dengan mengirimkan surat ke sejumlah kantor pemerintah dan swasta tentang permintaan donor darah gratis dua bulan lalu. Kemudian, mengoperasikan Unit Mobil Keluar (UMK) secara intensif, ” terang Ira Widyastuti, Kamis (12/8/10)
Selain itu, imbuh Ira, UTD PMI Cabang Kota Kediri juga memperpanjang waktu kegiatan donor darah. “Hari biasanya, kami buka sejak pukul 07.30 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Namun, pada ramadan ini, apabila ada pendonor lebih dari pukul 21.00 WIB, tetap kami layani,” terang Ira
Sampai saat ini persediaan darah pada bulan Juli lalu sebanyak 1.056 kantong, sementara hingga awal Agustus ini sebanyak 519 kantong. Terdiri dari, golongan darah A sebanyak 82 kantong, Golongan darah B 77, golongan darah O sebanyak 84 kantong, dan golongan darah AB sebanyak 17 kantong. “Dua hari menjelang ramadan lalu kami mendapatkan pendonor yang paling banyak yaitu, 35 orang,” katanya. (nb/mj)



Jakarta (kedirijaya.com) – PSSI melakukan restrukturisasi organisasi dan susunan personalia Badan Tim Nasional (BTN). Badan organinasi sepak bola di Indonesia itu mencopot Iman Arif dari jabatan Ketua BTN. Iman diangkat menjadi ketua BTN berdasarkan...» 
