Beli Sepeda Motor dan Mobil Kredit Macet, Di Penjara

Kediri (kedirijaya.com) – Tindakan Kriminal yang dilakukan para otak-otak penipuan khususnya gadai gelap alias gadai bodong mulai dibongkar Satuan Reskrim Polres Pare Kediri. Dari 2 otak pelaku dengan modus itu petugas juga menyita barang-bukti (BB) 12 unit sepeda motor hasil kejahatan pelaku. Diduga,kendaraan hasil kejahatan tersebut, berjumlah sekitar 26 unit, dan sekarang sebagian masih berada ditangan para pembeli.

Kedua pelaku yang diamankan yakni, Sriono (21), asal Desa Klanderan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri dan temannya, Subowo (45),warga Dusun Kapasan, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Keduanya sekarang meringkuk di sel tahanan Polres Pare Kediri untuk
pemeriksaan lebih lanjut.

Terbongkarnya sindikat gadai gelap tersebut bermula dari laporan salah satu korban, yang mengaku mobilnya dibawa kabur pelaku. Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan.
Hasil dari penyelidikan,ternyata benar, di rumah Sriono, ternyata membuka pegadaian kendaraan bermotor tanpa ijin. “Di rumah Sriono ini, kami menyita tiga unit sepeda motor. Diduga, motor tersebut milik korban yang menggadaikan,”terang Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rofiq Ripto Himawan,”Jumat, (6/8/10)

Setelah diperiksa, ternyata Sriono mengaku tidak bekerja sendiri.Dalam melakukan aksinya, Sriono dibantu salah satu temannya, yakni, Subowo. Kemudian, petugas mendatangi rumah Subowo dan menangkapnya.

Modus yang dilakukan ujar Kasat Reskrim Polres Pare Kediri, pelaku berpura-pura sebagai tukang gadai sepeda motor. Sasarannya, rata-rata orang yang memiliki sepeda motor kreditan. Kendaraan bermasalah tersebut, oleh pelaku dibeli dengan harga murah berkisar Rp 2,5 juta sampai dengan Rp 3 juta.

Selanjutnya, kendaraan tersebut oleh pelaku dijual kembali kepada perseorangan dengan harga kisaran Rp 3,5 juta sampai Rp 4 juta.

Kini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut kasus tersebut dan memperkirakan, masih ada pelaku lagi yang terlibat. Petugas juga menduga, ada indikasi sindikat ini, juga terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor (curanmor).(oel/Mj)

Berita menarik lain:

BOS, Tahap Pertama Belum Cair, Tahap Kedua Terancam Molor

Kediri (kedirijaya.com) – Dana biaya operasional sekolah (BOS) Kota Kediri tahap pertama yang sedianya bisa cair bulan Januari lalu yang hingga Maret ini tak juga kunjung cair, akan mempengaruhi...

Usai Meracun, Pelaku Beli “Bangkai” Sapi Dengan Harga Murah

Kediri (kedirijaya.com) -Terperiksa Zaini (44) warga Lingkungan Gondak, Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri mengaku dalam membinasakan hewan ternak milik para korbanya dirinya dibantu oleh satu temannya bernama Aris...

Persedikab Serius Bergabung Dengan LPI

Kediri (kedirijaya.com) – Persedikab Kediri telah menyatakan keseriusannya bergabung pada kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). Manajemen tim berjuluk Bleduk Kelud kini tengah mempersiapkan empat pemain asing yang akan dibeli....

Premium dan Solar Rp 6.000 per Liter

Jakarta (kedirijaya.com) – Pemerintah mengusulkan kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi Rp 1.500 per liter. Dengan kenaikan ini, harga Premium dan solar yang semula Rp 4.500 menjadi Rp 6.000...
.

Ads