Polisi Versus Tukang Rosok Jotosan
Kediri (kedirijaya.com) – Polisi amankan seorang pelaku pencurian, Hendrik Dondo (25), warga Bence, Kelurahan Pakunden, Kota Kediri, Rabu (28/7), pagi kemarin. Pelaku diamankan setelah terlibat duel dengan Brigadir.Roni, sang pemilik rumah yang juga seorang anggota polisi.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Rumah tersebut dalam keadaan kosong karena ditinggal penghuninya bekerja di Polres Kediri Kota.
Sedangkan pelaku masuk kedalam rumah setelah berhasil merusak engsel jendela. Kemudian dengan leluasa mengambil barang berharga seperti tabung elpiji 3 kg, VCD player, Handycam.
Saat sedang menjalankan aksinya tersebut, pelaku tepergok sang pemilik rumah yang tiba-tiba datang. mengetahui hal tersebut, korban yang menyadari bahwa dirinya menjadi korban kriminalitas, berusaha untuk menangkap pelaku.
Tidak menyerahkan diri, pelaku malah menantang korban dengan mengacung-acungkan parang. Terjadilah duel dan korban kemudian berhasil melumpuhkan pelaku.
Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP.Didit Prihantoro membenarkan adanya kejadian tersebut. “Modus yang digunakan pelaku adalah dengan berpura-pura menjadi seorang tukang rosok”, kata AKP.Didit Prihantoro ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (28/7), kemarin.
Perwira yang sebelumnya bertugas sebagai Kasatreskrim Polres Kediri ini mengungkapkan, korban sedang pulang kerumah setelah meminta izin dari atasannya karena merasa was-was. Dan benar saja, sesampainya dirumah, korban memergoki pelaku sedang menguras harta.
“ Korban ini sebelumnya sudah ngantor, namun ijin atasannya pulang karena hatinya merasa was-was”, ungkapnya.(oel/nb)



Kediri (kedirijaya.com) – Serangan Tomcat atau rove beetle di Kediri kian meluas. Setelah sebelumnya, serangga ini terlihat mampir di rumah dinas (rumdin) Walikota Kediri, Samsul Ashar di Jalan Basuki Rahmad, Kota Kediri, kali ini...»
Kediri (kedirijaya.com) – Rancangan Undang-undang pernikahan siri yang sekarang ini sedang di bahas di kalangan DPR mendapat tentangan dari 125 pondok pesantren se jawa dan madura. Pada batshul masail yang diselenggarakan di Pondok pesantren...» 
