Panpel Kebocoran …
Kediri (kedirijaya.com) – Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persik akan melakukan evaluasi terhadap kebocoran tiket yang terjadi pada pertandingan babak delapan besar Piala Indonesia, antara tuan rumah melawan Persija Jakarta di Stadion Brawijaya Kediri, Rabu (21/7/10) kemarin.
Disampaikan oleh Ketua Panpel Baru Achmad Sudrajat bahwa dalam pertandingan kemarin masih terjadi kebocoran tiket. Hal ini terlihat dari membeludaknya penonton, meskipun total tiket yang terjual hanya 7.768 lembar. Terdiri dari 28 lembar tiket kelas VIP, 240 lembar Utama, dan 7.500 lembar tiket kelas Ekonomi
“Dari total tiket yang laku, pendapatan panpel kali ini sekitar Rp 121 juta. Kami menyadari masih terjadi kebocoran, namun hal itu saya rasa masih wajar. Kami akan mengevaluasinya,” ungkap mantan Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dihubkominfo) Kota Kediri itu.
Pengganti Bambang Sumarjono itu menjelaskan, kebocoran tiket akan terus dibatasi dengan memaksimalkan peran serta dari petugas portir dan panpel yang betugas. Ia berharap dalam laga selanjutnya kejadian tersebut tidak akan terulang.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Persik sukses melumat tamunya Persija dengan skor akhir 2-0 pada babak delapan besar. Kemenangan itu mengantarkan Macan Putih melaju ke babak semifinal Piala Indonesia 2010.(nb/mj)


Kedirijaya.com – Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan resmi mengundurkan diri sebagai pelatih. Hal tersebut diketahui melalui surat pengunduran dirinya yang dialamatkan kepada Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PSSI. “Tadi malam pak Rahmad ketemu saya...»
Kedirijaya.com – Anak memang cenderung gemar untuk bermain. Permainan yang populer saat ini adalah Playstation dan PC games. Banyak sekali video games yang beredar di pasaran sehingga harus lebih berhati-hati dalam memilih permainan yang...»
Kediri (kedirijaya.com) - Seorang guru Sekolah Dasar (SD) menjadi korban pembobolan ATM. Uang tunai sebesar Rp 8 juta didalam rekening Bank BRI nya. Korban adalah Solikah, guru SD Negeri Manyaran, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri....» 

