Tak lama lagi Kediri Jaya Online akan menampilkan berbagai informasi seperti: Informasi Hotel, Restoran, Layanan Umum, Artikel Pendidikan dan sebagainya. Jika anda memiliki kritik dan saran silahkan kirimkan ke (webmaster @ kedirijaya.com)

Tes DNA Tan Malaka Diragukan


Kediri (kedirijaya.com)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri mulai meragukan pembongkaran Makam Tan Malaka di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, yang dilakukan 10 bulan lalu. Hingga saat ini Pemkab belum menerima kabar dari panitia pembongkaran makam.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokoler Pemkab Kediri Eko Setiyono mengatakan, hingga kini tidak jelas ujung beritanya. “Dulu katanya diterbangkan ke Korea Selatan untuk menjalani tes DNA,” kata Eko Setiyono, Kamis (8/7/2010).

Menurutnya, pembongkaran makam membuat kecewa banyak pihak, termasuk warga Desa Selopanggung yang meyakininya selama bertahun-tahun. Berdasarkan penyelidikan Profesor Harry Poeze dari Belanda, jasad Tan Malaka diperkirakan berada di kompleks makam desa setempat

Ketidakjelasan itu pula yang membuat Pemkab Kediri membatalkan relokasi makam ke tempat yang lebih baik. Saat ini makam berada di sebuah ceruk di tengah areal persawahan Desa Selopanggung.

Sebagaimana diketahui, makam dibongkar Panitia Pembongkaran Makam Tan Malaka, dipimpin Zulfikar Kamarudin. Dia adalah keponakan Tan Malaka yang memobilisir penggalian makam berdasarkan hasil riset Herry Poeze.

Selain melibatkan tim forensik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), pembongkaran yang dilakukan 12 September 2009, mendapat dukungan penuh Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah.

Beberapa waktu sebelumnya juru bicara pembongkaran makam Abi Setyo, menjelaskan bahwa jasad telah diterbangkan ke Korea Selatan untuk menjalani uji DNA. Langkah ini diambil menyusul kendala penyusunan profil kerangka yang dilakukan tim spesialis forensik Dr. Djaja Surya Atmadja, SpF, PhD, SH, DFM , ahli DNA Dr. Evi Untoro, SpF, dan dokter gigi ahli odontologi forensik Drg. Nurtamy Soedarsono, PhD di RSCM Jakarta.

Dari pemeriksaan odontologi forensik rahang dan gigi geligi serta antropologi forensik kerangka menunjukkan adanya kecocokan dengan profil Tan Malaka. Namun pemeriksaan DNA tidak menunjukkan kesamaan sama sekali.

Datuk Tan Malaka yang bernama asli Ibrahim merupakan pejuang kemerdekaan yang misterius. Hingga saat ini, tidak diketahui secara persis di mana dia dimakamkan. Proses kematiannya juga misterius, meski banyak tulisan bahwa dia meninggal setelah ditembak aparat militer. Sejarah Tan Malaka dihitamkan, karena dia dituding terlibat komunis. (nb/mj)



» Featured

» Populer

Klik Jalanan…..

Klik Jalanan….. Kediri (kedirijaya.com) -Mencoba Bunuh Diri, “Tarsan” Turun Jalan. Satuan Lalu Lintas Polresta Kediri Terlihat Berusaha Meminta “Tarsan” untuk menepi. Aksi itu sempat mengudang perhatian penguna jalan dan warga sekitar dijalan raya Agus Salim Kelurahan...» more..

Kediri Expo Citra Pamerindo Abadi 2010 N...

Kediri Expo Citra Pamerindo Abadi 2010 Naik 10 Persen Kediri (kedirijaya.com) -Hari Rabu sore kemarin (21 Juli 2010), bertempat di Lapangan Joyoboyo Kota Kediri telah digelar kegiatan pembukaan ajang dagang dan promosi  dengan tajuk “Pameran Dagang dan Industri Gebyar Kediri Expo Citra Pamerindo...» more..

» Populer

Togel Marak, Polisi Hanya Tangkap Pengec...

Togel Marak, Polisi Hanya Tangkap Pengecer Kelas Teri Kediri (kedirijaya.com) – Marsum ( 50 ), warga Kelurahan Setonopande Kecamatan kota Kediri berhasil dibekuk aparat kepolisian. Pengecer kelas teri ini harus berurusan dengan aparat kepolisian karena kedapatan menyimpan barang bukti kupon haram. Penangkapan...» more..

Dewan Kecam, Program KPAD Lanjut Terus

muzer Kediri (kedirijaya.com) – Komisi penanggulangan Aids Daerah (KPAD) Kota Kediri menempatkan 55 kotak pojok informasi yang berisi kondom dan selebaran edukasi tentang aids ke sejumlah tempat hiburan. Lokasi sasaran penempatan loket kondom ini diantaranya...» more..