Pemkot Tolak Perubahan Jalur Brigjend Katamso
Kediri (kedirijaya.com) – Tampaknya keinginan warga yang berada di jalan Brigjen Katamso Kelurahan Kampungdalem untuk kembali membuka jalur dua arah ditolak Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dua arah. Hal tersebut diketahui saat dilakukan hearing dengan DPRD Kota Kediri, Selasa (6/7/10) di ruang Komisi A.
Seperti yang diungkapkan, Asisten Sekretaris Daerah Kota Kediri Bidang Administrasi Pembangunan Budi Siswanto, penolakan pengembalian jalur Brigjen Katamso menjadi dua arah tersebut bukan berarti pemerintah daerah tidak berpihak pada warga. Tetapi lebih dikarenakan alasan kelancaran lalu lintas. “Tingkat kejenuhan jalan diwilayah itu sudah sangat tinggi, jadi tidak mungkin jika dibuka jalur dua arah lagi,” ujarnya usai melakukan hearing dengan komisi A dan juga perwakilan warga tersebut.
Sesuai hasil analisa lalu lintas, jika Jalan Brigjend Katamso dikembalikan satu arah, akan menyebabkan penumpukan arus di perempatan Alun Alun. Apalagi, untuk jalur bus sudah dipusatkan melalui arah barat pasca perubahan jalur dari arah Surabaya . “Kalau alasan warga terkait akses ekonomi, kami akan upayakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, tidak dengan cara membuka jalur dua arah itu,” kata mantan Plt Kepala Dinas PU ini.
Budi Siswanto menambahkan, pengaruh ekonomi akibat pengalihan jalur Brigjen Katamso hanya dialami sebagian warga. Sehingga pertimbangan kelancaran arus lalu lintas lebih diutamakan.
Terpisah, ketua Komisi A Muhaimin mengaku masih akan melakukan kajian kembali, dan juga dilakukan survey mendalam. “Agar tidak sepihak, kita wakil rakyat perlu melakukan kajian ulang serta evaluasi, agar semua bisa mendapatkan solusi yang terbaik,” ujarnya,
Namun demikian, Muhaimin mempunyai alternative lain, jika ternyata memang tidak bisa dibuka jalur dua arah di Jalan Brigjend Katamso tersebut. “Untuk kendaraan roda dua bisa melintas, melewati pertigaan timurnya Dhoho Plasa, atau diberlakukan berdasarkan waktu, itu semua masih akan kita lakukan pengkajian ulang,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, sebelumnya beberapa warga di sekitar Jalan Brigjend Katamso mengeluhkan akan adanya penuruan pendapatan semenjak diberlakukan jalan tersabut menjadi saru arah, hingga mereka mengirimkan surat ke Pemkot dan juga DPRD kota Kediri.(ak/mj)


Kediri (kedirijaya.com) – Ratusan pedagang Pasar Pagu, Desa Pagu Kabupaten Kediri kembali bergolak. Mereka kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Desa setempat untuk menolak rencana renovasi pasar yang akan dilakukan Kepala Desa...» 
