Poltek Terancam Tak Dapat Anggaran
Kediri (kedirijaya.com) – Proses pembangunan kampus Politeknik (Poltek) II yang saat ini masih dalam proses pematangan lahan terancam tak dapat tambahan anggaran dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) sekitar bulan Juli nanti. Pasalnya statusnya hingga kini belum jelas.
“Kalau statusnya belum jelas, kita tidak akan memberikan anggaran dalam PAK nanti,” ancam Ketua Badan Anggaran DPRD Kota Kediri Yudi Ayubchan, Rabu (30/6/10).
Menurutnya, saat ini statusnya masih milik yayasan Joyoboyo yang merupakan milik Pemerintah Kota Kediri dengan pemimpin H.A Maschut mantan Wali Kota Kediri. “Seharusnya kalau memang yayasan milik Pemkot, pengurusnya juga harus diganti, bukan tetap ketua yayasannya mantan Wali Kota ,” ujarnya.
Selain itu, dijelaskan Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Kediri in, beberapa pengurus didalamnya juga merangkap jabatan sebagai rector disalah satu Universitas swasta di Kota Kediri . “ Ada beberapa pengurus yang rangkap jabatan, itu juga tidak diperbolehkan,” ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil pihak Pemkot dan juga Poltek untuk dimintai keterangan terkait status Poltek tersebut. “Minggu depan kami sudah menjadwalkan untuk memanggil mereka,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, saat ini Pemkot Kediri membangun Poltek II yang menampati lahan di Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto dengan luas 7,7 hektare. Pada tahun 2009 lalu Poltek mendapatkan hibah dari dana APBD sebanyak Rp 2 miliar untuk pematangan lahan, sementara tahun 2010 ini mendapatkan Rp 11 miliar untuk pembangunan pondasi dan lanjutan dari pematangan lahan yang belum selesai, pemetaan, serta proses pembangunan pondasi dan pemasangan dinding penahanan. Dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp 88 miliar menggunakan system multiyears selama 3 tahun, 2009-2011.
Dengan status hibah tersebut, Ayub meminta agar dibutkan peraturan daerah (Perda) yang membahas masalah anggaran hibah untuk pembangunan Poltek II. “Kalau tidak ada perda harus mendapat persetujuan DPRD,” ujarnya.
Sementara itu berdasarkan pantauan di lokasi, proses pembangunan Poltek II masih dalam proses pematangan lahan dan juga pemasangan pondasi, berbeda dengan RSUD Gambiran II yang sudah berbentuk bangunan.(ak/mj)


Jakarta (kedirijaya.com) – Setelah Giovanni van Bronckhrost dan Cesc Fabregas, minggu ini Jakarta kedatangan pesepakbola top internasional yang lain. Rio Ferdinand dijadwalkan bertemu fansnya pada hari Rabu, 29 Juni 2011. Menurut keterangan pihak promotor,...» 

