Polisi Garuk Empat Anjal Kumal
Kediri (kedirijaya.com) – Empat orang anak jalanan (Anjal) digaruk dalam rasia yang digelar Anggota Satuan Samapta Polresta Kediri. Mereka diringkus petugas saat mengamen di jalanan.
Empat orang pengamen yang diamankan adalah, Salim (31), asal Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Roky (21), asal Pamulang I Sinar, Ciputat, Jakarta, Billy (16), asal Kelurahan Banaran, Kota Kediri dan Alimantoro (29), asal Kelurahan Semampir, Kota Kediri.
Kabag Binamitra Polresta Kediri Kompol Purnomo mengatakan, rasia bertujuan untuk memberikan pelayanan terhadap pengguna jalan yang selama ini mendapat gangguan dari mereka (anjal, red). Selain itu juga untuk meminimalisir tindak kejahatan di jalanan
Keempatnya berhasil dijaring di kawasan Alun-alun dan Stasiun Kereta Api (KA) Kota Kediri. “Mereka kita lakukan pendataan, kemudian kita minta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan. Setelah itu, kita lakukan pembinaan, dan kita lepaskan,” kata Purnomo, Senin (28/6/10)
Roky, salah satu pengamen yang ikut digaruk dalam rasia mengaku, saat itu dirinya tengah mengamen. “Boro-boro dapat uang. Saya baru saja tiba di alun-alun, sudah langsung ditangkap polisi,” aku Roky yang mengaku tinggal di Kota Kediri sejak usianya masih 8-9 tahun.
Pengamen yang tinggal di Lingkungan Banjaran, Kota Kediri itu mengaku dalam sehari dapat memperoleh uang Rp 20-30 ribu. Uang hasil mengamen ia gunakan untuk membeli makan, dan rokok. Roky menolak jika dianggap pekerjaanya mengganggu orang lain. “Saya tidak memaksa, terserah mereka mau ngasih berapa,” ujar Roky yang mengaku masih kesulitan berbahasa jawa itu. (nb/mj)




Blitar (kedirijaya.com) – Demi menarik simpatisan pemilih, tujuh orang Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 9, tepatnya di rumah Joni, Ketua RT 2/ RW 4, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota...» 

