Pemkot Cuek Ekslogistik Pilwali?
Kediri(kedirijaya.com) – Menumpuknya Ekslogistik pemilihan Walikota Kediri Tahun 2008 dibiarkan berserakan dan menumpuk memenuhi gudang KPUD Kota Kediri, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Mojoroto.Pihak KPUD Kota Kediri sebenarnya telah melayangkan surat Ke Walikota Kediri melalui Plt. Sekertaris Daerah tertanggal 26 Mei 2009 tentang permohonan penghapusan barang logistik pemilu walikota dan wakil walikota Kediri tahun 2008 lalu, namun hingga sekarang tidak ada “respon” sama sekali, meski sudah hampir setahun lamanya.
Saman Hudi selaku Kepala Divisi Logistik KPUD Kota Kediri saat ditemui menyatakan, bahwa kewenangan penuh untuk penghapusan ekslogistik pilwali kota kediri itu pemerintah daerah, dalam hal ini bagian arsip daerah.
“Sesuai Undang-undang Nomer 43 tahun 2008 tentang kearsipan negara,itu kewenangan pemerintah daerha dalam hal ini bagian arsip untuk melakukan penghapusan atas logistik-logistik tersebut”,ujarnya (3/6/10).
Saman hudi menegaskan, khusus dana logistik pemilu walikota dan wakil walikota itu sumber dananya dari APBD, sehingga proses penghapusannya murni dari pemerintah daerah setempat.
Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Kediri, Nur muhyar saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengaku, belum mengerti secara pasti teknis mengenai kondisi itu. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kantor Arsip daerah mengenai hal itu.
“ya,mas saat ini,berkaitan itu memang kewenangan bagian arsip, besuk saja ya, saya carikan dan tanyakan kebagian arsip daerah bu Yetty,”pungkasnya (3/6/10).
Sekedar diketahui untuk anggaran pemilu walikota dan wakil walikota kediri secara keseluruhan pendanaannya dari anggaran APBD kurang lebih senilai 7,5 milyar, dan terpakai kurang lebih senilai 3,9 milyar. Sisa dari pengunaan anggaran itu telah dikembalikan KPUD Kota Kediri keperintah kota.(mj)




Kedirijaya.com – Nama HM Soeharto akhirnya tidak muncul sebagai penerima gelar pahlawan nasional tahun ini, demikian juga dengan KH Abdurrahman Wahid. Kedua mantan presiden itu mulanya diusulkan menerima gelar, namun kemudian menimbulkan sejumlah perdebatan,...» 



