Ada Apa? Launching PD Pasar Tak Dihadiri Wali kota
Kediri (kedirijaya.com) – Meskipun dengan susah payah pembentukan Perusahaan Daerah (PD) Pasar, namun dalam launchingnya justru tidak dihadiri Wali Kota Kediri Samsul Ashar. Bahkan para pejabat Pemkot pun tak ada yang hadir, hanya terlihat Kepala Bagian Humas Pemkot Kediri Nur Muhyar.
Acara launching yang dilaksanakan pada Selasa (1/6/10) malam, selain dihadiri kelima direksi PD Pasar juga mengundang para pegawai yang bertugas dilingkungan pasar. Dalam pembukaan tersebut tidak ada pemotongan pita layaknya persemian gedung-gedung milik Pemkot, melainkan hanya mengadakan tahlilan dan pemotongan tumpeng. “Pak Wali sedang ada keperluan, jadi tidak bisa hadir, akhirnya diwakilkan kepada Pak Sek (Sekretaris Daerah Red.), tapi beliaunya juga ada acara yang bersamaan, jadi tidak bisa hadir semua,” kata direktur PD Pasar R Nugroho.
Hingga acara usai, Adi Wiyono selaku Plt Sekda juga belum hadir, nemun demikian, Nugroho tidak mempermasalahkannya, yang terpenting PD Pasar bisa segera beroperasi. “Yang penting, PD Pasar sudah bisa beroperasi,” ujarnya.
Ketika disinggung terkait target dari pembentukan PD Pasar nantinya, mantan Kepala Dinas Pasar ini mengaku, jika dalam 6 bulan tidak bisa memenuhi target, maka dirinya siap mundur. “Untuk target, yang terpenting PD Pasar tidak mengalami kerugian lagi seperti saat menjadi Dinas Pasar,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, saat belum menjadi PD Pasar, dalam setiap tahunnya Dinas Pasar selalu mengalami kerugian hingga mencapai Rp 1,2 miliar. Untuk itu Nugroho mengaku optimis, jika Januari 2011 nanti PD Pasar sudah bisa berdiri sendiri tanpa mengandalkan dana APBD.
Sementara itu, terkait jabatan kelima direksi PD Pasar, Nugroho belum bisa menjelaskannya, karena SK wali kota tentang pengengkatan mereka masih dibawa Sekda. “Kalau masalah itu, tanyakan pada Pak Sek saja,” ungkapnya.(ak/mj)


Kediri (kedirijaya.com) – Pemerintah Kabupten Kediri mulai serius menghentingan penambangan pasir tak berijin disepanjang lereng Gunung Kelud. Sabtu (22/1/11) kemarin Satpol PP bersama Polisi dan dishub serta aparat Desa setempat menutup tujuh jalan masuk...»
“Berada didaerah perbatasan terpencil antara Kota Dan Kabupaten Kediri, seorang bayi yang terlahir di Dusun Keton, Desa Manyaran Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri ingin rasanya dapat di temui “BUPATI” yang notabene seorang dokter….semoga harapannya terkabul”» 

