AJI Kediri Tuntut Upah Wartawan Dinaikkan 3X
Kediri (kedirijaya.com)– Puluhan massa yang terdiri dari anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri dan mahasiswa, serta aktivis LSM melakukan aksi unjuk rasa memperingati hari buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei. Mereka menuntut pemberian upah layak jurnalis Kediri sebesar tiga kali Upah Minimum Kota (UMK).
di Alun-alun Kota Kediri Jalan Basuki Rahmad.
Massa yang berasal dari sejumlah pekerja media baik, televisi, radio, media cetak, dan online, serta kalangan mahasiswa, LSM menyatakan sikap. Diantaranya, Menolak Pemutusan Hubungan Kerja massal yang selalu merugikan kepentingan pekerja, Melawan pemberangusan serikat pekerja oleh perusahaan dengan membangun solidaritas jurnalis, serta Menuntut upah layak bagi jusnalis demi menjaga profesionalitas dan independensi media.
“Tahun 2010 ini, boleh dibilang sebagai tahun musim gugur pekerja media di Indonesia. Jika pada kurun waktu November 2008 hingga April 2009, AJI Indonesia mencatat hanya 100 pekerja media yang dipecat. Tapi kini data tersebut melonjak tajam. PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) massal dan skorsing bernuansa pemberangusan serikat pekerja (Union Busting) melanda sedikitnya 434 pekerja stasiun televise dan Koran nasional,” teriak Ketua AJI Kediri Hari Tri Wasono dalam orasi terbukanya, Sabtu (1/5/2010)
Dalam aksi yang juga mendapat kawalan ketat dari pihak kepolisian (Polresta Kediri, red) itu, massa juga membentangkan sejumlah poster berisi tuntutan. Diantaranya, “ Lawan PKH massal terhadap pekerja media, Lawan Union Busting, dan Tolak amplop, tuntut upah layak jurnalis,”. Selain itu, massa juga menyebarkan brosur berisi pernyataan tersebut kepada pengguna jalan dan masyarakat.
“AJI Kediri menemukan masih banyak pekerja media yang digaji dibawah standar Upah Minum Kota/Kabupaten (UMK). Khususnya Kota Kediri sebesar Rp 906 ribu per bulan. Sementara tingkat kebutuhan mereka sebagai jurnalis diatas itu. Hingga membuat nasib pekerja media di Kediri sangat memprihatinkan,” imbuh Hari Wasono.
Setelah menyampaikan aspirasinya selama kurang lebih 30 menit, kemudian massa membubarkan diri dengan tertib. (mj/nb)



Kediri (kedirijaya.com) – Kantor Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, disantroni kawanan perampok bercadar, Minggu (8/1/12). Dengan mengelabuhi dan menyekap 2 orang penjaga, pelaku yang diduga berjumlah 4 orang dan bersenjata tajam berjenis golok itu, berhasil...» 
