Wagub Terusik Munculnya SMS Gelap Kabarkan PP Lirboyo Wafat
Kediri (kedirijaya.com) – Beredarnya pesan singkat SMS (short message service) berantai yang mengabarkan bahwa Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kediri KH Idris Mardzuki wafat dapat diibaratkan seperti pepatah ‘Nila Setitik Rusaklah Sebelanga’(bahwa sesuatu yang jelek walaupun sedikit, pasti menutupi kebaikan yang berantai), sehingga mengusik ketenangan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulloh Yusuf. Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf melakukan klarifikasi ke Kediri.
“Saya tidak ngerti yang jelas SMS itu cukup mengganggu keluarga, santri dan beliau. Tapi dengan kiai Idris muncul dan mengklarifikasinya, kita mengharapkan kepada teman teman untuk tidak meneruskan SMS itu,” ujar Gus Ipul ditemui di kediaman KH Idris Marzuki di Kediri, Rabu (7/4/10) malam
Gus Ipul mengaku tidak mau menuduh atau menyampaikan motiv dari beredarnya SMS gelap yang sudah terjadi kelima kalinya itu. “Kita tidak mau berprasangka atau menuduh kepada siapapun, yang jelas kiai masih sehat,” jawab Gus Ipul saat ditanya mengenai salah satu nomer yang sebelumnya berhasil dilacak pengurus Ponpes Lirboyo dari wilayah Bojonegoro
Terpisah, KH Idris Marzuki tidak terlalu mempermasalahkan beredarnya SMS yang mengabarkan sakit bahkan hingga ada kabar yang menyatakan dirinya wafat. Akan tetapi, KH Idris Marzuki mengaku sejumlah alumni dan para kerabat dari jauh menjadi resah dan berusaha memastikan kabar itu.
“Baru saja saya sakit lama justru tidak ada beri. Tetapi, saya sudah mulai sehat dan beraktifitas di pondok, ngaji sekitar empat hari, kok malah ada berita. Saya tidak tahu sama sekali, “ aku KH Idris Marzuki.
KH Idris Marzuki tidak mau menanggapi SMS gelap itu, termasuk motiv dibaliknya. Karena dirinya merasa bahwa selama ini tidak ada musuh terhadap seseorang. “Saya serahkan ke polisi, saya tidak bisa ngomong apa-apa. Bisa ditanyakan kepada pak polisi,” pungkas KH Idris. (NB)




Kediri (kedirijaya.com) – Belum juga kembalinya Wali Kota Kediri Samsul Ashar dari Boston Amerika Serikat, kembali mendapatkan dampak negatif. Yakni, kosongnya jabatan kepala dinas kebudayaan pemuda dan olah raga. Pasalnya, Muhaimin yang sebelumnya menjabat...»
Kediri (kedirijaya.com) – Persik Kediri sepertinya terlalu sibuk mempersiapkan lima persyaratan umum ke tataran level profesional. Sampai akhirnya, manajemen “Macan Putih” belum berbicara soal kepastian kursi pelatih musim depan dengan Jaya Hartono. Meskipun taun...» 
